Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Disiapkan Jadi Wisata Unggulan di Landak

Administrator • Selasa, 11 Februari 2020 | 08:53 WIB
ASRI: Riam Dangun salah satu pesona yang ditawarkan di lokasi wisata Hutan Babut, Desa Dara Itam 1, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak.ISTIMEWA
ASRI: Riam Dangun salah satu pesona yang ditawarkan di lokasi wisata Hutan Babut, Desa Dara Itam 1, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak.ISTIMEWA
Wisata Hutan Babut Eksotisme Hutan Tropis

 

Bagi penggemar wisata bernuansa alam, satu destinasi baru di kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak bisa anda jadikan pilihan. Hutan Babut, di Desa Dara Itam 1 dengan keunikan hutannya dapat menghilangkan penat anda dari kesibukan di kota.

 

MIFTAHUL KHAIR, Ngabang

 

KAWASAN ini memiliki potensi wisata riam sungai yang membelah dari kawasan perbukitan di dalam kawasan hutan babut. Tepat berada di kaki Bukit Tiong Kandang.

Airnya tentu saja tidak diragukan sangat sejuk dan bening. Masih tak tersentuh polusi air dan kerusakan lainnya.

Selain itu uniknya hutan tersebut dipenuhi pohon buah-buahan durian sehingga jika musimnya tiba, pengunjung bisa langsung merasakan legit dan lunaknya durian asli dari Binua Sangku.

Wisata ini juga cocok bagi anda yang menggemari kegiatan hiking sembari menikmati sejuknya sungai. Bersiaplah untuk takjub melihat pemandangan yang elok.

Apabila anda beruntung, anda dapat ikut mencoba buah durian segar yang baru saja jatuh dari pohon. Ketika musim durian, Desa Dara Itam 1 memiliki jenis durian unggulan di Kabupaten Landak.

"Lokasi ini memang sangat tepat untuk yang menyukai wisata jelajah hutan dan camping," kata Pama Jubata, Kasi kemitraan dan pemasaran bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Landak, Senin (10/2).

Menurut Pama, pihaknya telah melaksanakan survey menuju lokasi tersebut. Pihak desa mengundang Disporapar untuk melihat langsung potensi wisata alam di daerah tersebut.

Setelah itu, Disporapar mempersilahkan pihak desa untuk mempercantik Hutan Babut. Dengan tujuan untuk mengundang lebih banyak wisatawan dari luar Landak.

 

"Kami menginisiasi ke masyarakat desa agar mereka bisa mengembangan Hutan Babut menjadi lokasi wisata," jelasnya.

Pama melanjutkan, dari kota Ngabang untuk menuju lokasi ini tidak memerlukan waktu tempuh yang lama. Sekitar 1 jam 15 menit anda sudah bisa sampai di lokasi wisata menggunakan mobil.

"Akses jalan sudah cukup baik. Kondisi jalan sudah 85 persen diaspal hitam, sisanya hamparan batu dan tanah keras. Sehingga wisatawan dapat dengan mudah menjangkau lokasi ini," terangnya.

Sementara itu, ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Dara itam 1, Wawan menerangkan pengelolaan dan pengembangan obyek wisata ini terus dibenahi untuk bisa dikunjungi oleh wisatawan.

"Kita terus berbenah dengan membuat jalur mengenal hutan," katanya.

Kini pembenahan terus dilakukan untuk menjadi Hutan Babut sebagai wisata lingkungan, juga sebagai sarana pendidikan. Selain itu, konsep pembangunan sarana seperti, kursi dan meja dibuat dari kayu sehingga menambah kesan ramah lingkungan.

“Promosi wisata ini juga terus kami upayakan, supaya dapat lebih dikenal di daerah lain di Kalbar,” ucapnya. (*) Editor : Administrator
#landak #NGABANG