Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui perkembangan BUMDes guna memudahkan pembinaan, karena itu metode yang digunakan adalah metode observasi langsung, wawancara, dan pengisian kuisioner yang dilaksanakan pada masing-masing BUMDes.
Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa (PED) Kabupaten Landak Heriadi menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini dilakukan pengisian langsung kuisioner penilaian klasifikasi tingkat perkembangan BUMDes oleh pengurusnya. Untuk itu, Heriadi beharap para pengurus BUMDes menyampaikan data yang sesuai dengan kondisi perkembangan BUMDes.
"Mohon disampaikan data yang riil apa adanya, agar kita semua bisa mengetahui kelebihan, kelemahan maupun kendala dari BUMDes yang sudah terbentuk, karena masalah dari setiap BUMDes itu berbeda, jadi cara menanganinya juga berbeda," ucap Heriadi.
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kelembagaan, dan Kerjasama Desa, Ida Suryani. Dia mengungkapkan bahwa perkembangan BUMDes yang berbeda-beda disebabkan oleh beberapa faktor mulai dari SDM, modal hingga dukungan penerintah desa dan masyarakat.
"BUMDes-BUMDes yang telah terbentuk ini memiliki perkembangan yang berbeda-beda, penyebabnya adalah antara lain potensi desa yang berbeda, kemampuan SDM, ketersediaan modal, serta kepedulian pemerintah desa dan masyarakat," ungkap Ida. (mif) Editor : admin2