NGABANG – Nata Bangsa Research and Consulting (NBRC x EOS) merilis hasil investigasi tentang preferensi politik masyarakat terhadap calon bupati Landak dalam menyongsong pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 27 November mendatang.
Dari survei tersebut Bupati Landak periode 2017-2022 Karolin Margret Natasa mendominasi survei dengan tingkat popularitas sebesar 94,82 persen, kemudian di posisi kedua terdapat Ketua DPRD Kabupaten Landak Heri Saman dengan tingkat popularitas 89,46 persen dan Herculanus Heriadi sebesar 52,33 persen disusul dengan 11 nama tokoh lainnya yang juga ikut dalam data survei yang masuk.
“Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa Karolin Margret Natasa merupakan tokoh potensial yang memiliki popularitas dan elektabilitas tertinggi sebagai calon Bupati Landak dibanding dengan calon lain seperti Yalius Aho, Heri Saman maupun Vinsensius,” ungkap Direktur program Nata Bangsa Imam Hanafi dalam konferensi persya di Weng Coffee Ngabang, Senin (17/6) malam.
Sementara untuk tingkat elektabilitas, nama Karolin disampaikan Imam juga masih menempatkan posisi teratas yakni sebesar 7.60 persen disusul nama Herculanus Heriadi selaku Ketua DPC PDIP Landak sebesar 3,11 persen, Oktapius selaku Ketua DPD Nasdem 2,59 persen dan Heri Saman 2,25 persen serta 10 nama tokoh lainnya yang juga masuk dalam bursa survei.
Ia mengatakan survei tersebut dilakukan pada 24 mei sampai 7 juni 2024 melalui intervensi masyarakat berpotensi memilih dengan usia minimum 17 tahun, dimana intervensi yang dilakukan berdasarkan interview dua arah dan satu arah terhadap 400 sampling.
“Hasil investigasi tentang preferensi politik ini dilakukan di 13 kecamatan dari 156 desa dan kurang lebih 1472 TPS di Kabupaten Landak, dimana hasil yang diperoleh berdasarkan pada popularitas, nama Karolin Margret Natasa menempati peringkat pertama,” tutur Imam.(mif)
Editor : A'an