NGABANG - Memasuki hari kedua babak penyisihan lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XXXII tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Landak, berjalan lancar, Selasa (10/12).
MTQ kali ini diikuti sebanyak 677 orang peserta, terdiri dari pria 342 orang dan perempuan 335 orang peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. Pada babak penyisihan ini, para peserta MTQ tampil maksimal untuk melenggang ke babak selanjutnya.
Mereka harus bersaing untuk menjadi yang terbaik untuk merebutkan sembilan cabang perlombaan, di antaranya tilawah golongan remaja, dewasa dan tuna netra, tilawah golongan tartil anak-anak dan usia emas, Qira’at Sab’ah, Hifzhil Qur’an golongan 1 dan 5 juz, Ma’attilawah, Hifzhil Qur’an golongan 10 dan 20 juz, Hifzhil Qur’an golongan 30 juz dan hadist 100 dan 500, Fahmil Qur’an dan Syarhil Qur’an, Khattil Qur’an, Karya tulis ilmiah Al Qur’an dan Tafsir AL Qur’an.
Koordinator Bidang Lomba HM Zulkarnain mengatakan, pada pelaksaan cabang musabaqah di hari pertama dan kedua berjalan lancar sesuai dengan harapan. “Alhamdulillah, di hari pertama dan kedua ini, berjalan lancar,” kata Zulkarnain.
Dikatakan Zulkarnaen, dirinya mengakui masih ada kendala kecil yang bersifat teknis. “Kalau pun ada kendala sifatnya teknis dan dapat segera diselesaikan dengan baik," ungkapnya.
Lomba musabaqoh ini akan berlangsung selama empat hari, mulai dari Senin, 9 Desember 2024 hingga Kamis, 12 Desember 2024. “Untuk final nanti hari Kamis,” kata Zulkarnaen.
Para peserta masing-masing cabang lomba menjalani babak penyisihan di beberapa lokasi yang telah ditentukan, di antaranya di Stadion Patih Gumantar Landak, Masjid Agung Babul Ulum Landak, Masjid Besar Syuhada Landak, Masjid At Taqwa Landak, Masjid Baiturrahman Landak, Masjid Jami’ Karaton Ismahayana Landak,
Madrasah Tsanawiyah Negeri Landak, dan Madrasah Aliyah Negeri Landak.
Pada kesempatan itu, Zulkarnain mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Landak umumnya dan kaum muslimin muslimat khususnya untuk ikut menyaksikan setiap pelaksanaan cabang musabaqah. "Acara ini bisa disaksikan baik secara langsung di venue maupun melalui live streaming," tutupnya.
Terpisah, Pj Bupati Landak Gutmen menyatakan rasa syukur karena pada tahun ini Kabupaten Landak dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ XXXII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
“Alhamdulilah selama 25 tahun ini Kabupaten Landak sudah diberikan kesempatan sebanyak dua kali untuk menyelenggarakan MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat, yakni terakhir kalinya adalah pada tahun 2010 dan setelah kurang lebih 14 tahun di tahun ini Kabupaten Landak kembali menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat,” ucap Gutmen.
Gutmen berharap rangkaian kegiatan MTQ, salah satunya adalah pelaksanaan malam ta’aruf atau malam ramah tamah ini dapat menjadi ajang untuk saling berbagi cerita, pengalaman, dan memperdalam hubungan persaudaraan.
“Tentunya, dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan ini bisa membawa manfaat bagi kita semua,” harap Gutmen. Gutmen berharap agar peserta dari kafilah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat merasa aman, nyaman dan berkesan selama beberapa hari kedepan di Kabupaten Landak
“Saya harap para peserta dari kafilah kabupaten/kota se-Kalimantan Barat merasa aman, nyaman dan berkesan selama beberapa hari kedepan di Kabupaten Landak, serta mampu meraih prestasi dipenyelenggaraan MTQ ke XXXII Tahun 2024 ini,” ujarnya.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalbar Mulyadi dalam sambutan Pj. Gubernur Kalbar mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MTQ Ke XXXII di Kabupaten Landak.
“Saya berharap kedepannya akan lebih banyak kita lebih memperhatikan implementasi dan pengamalan pengajaran Al-Qur'an. Saya berharap Qori Qoriah dan Hafidz Hafidzah Provinsi Kalimantan Barat dapat membawa nama Kalimantan Barat di tingkat nasional bahkan internasional,” harap Mulyadi.
Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalimantan Barat Brigjen Pol (purn) H. Andi Musa menyatakan, pelaksanaan MTQ bukan hanya sekadar perlombaan tetapi menjadi ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antara sesama umat islam dan sesama warga provinsi Kalimantan Barat. “Mari kita saling berbagi cerita, ilmu, pengalaman dan semangat dalam mengkaji dan mengamalkan Al-Qur'an,” ajak Andi.
Lebih Lanjut Ketua Umum LPTQ Provinsi mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. “Saya mengajak kita semua untuk terus belajar dan memperdalam ilmu Al-Qur'an jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Andi. (arf)
Editor : A'an