PONTIANAK POST - Tingginya intensitas hujan di Kabupaten Landak yang terjadi beberapa hari terakhir merendam ratusan rumah di sejumlah desa Kecamatan Menyuke, Kamis (23/1/2025). Warga yang terdampak pun meminta untuk dievakuasi.
Ketinggian air diperkirakan mencapai 3-4 meter di beberapa wilayah khususnya pasar Darit, membuat banyak rumah dan fasilitas umum terendam.
Tim evakuasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Landak, anggota Koramil 05 Menyuke dan anggota Polsek Menyuke bersama warga setempat telah bergerak untuk membantu warga terdampak. Mereka telah mengevakuasi puluhan warga ke tempat-tempat yang lebih aman.
Salah satu warga Darit Masrodijo mengatakan bahwa dia sangat khawatir tentang keselamatan warga sehingga kita membantu evakuasi warga yang Lansia, anak-anak, ibu hamil dan warga lainnya.
“Kami terus berupaya untuk membantu warga terdampak,” ujar Masdijo.
Menurut Analisa Kebijakan Bandan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak, Paulus Juwell mengatakan, banjir terbesar selama 30 tahun terakhir ini disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi selama beberapa hari terakhir.
Menurut Paulus Jowell, meskipun tidak ada korban jiwa, banjir tersebut menyebabkan kerugian material seperti sepeda motor, mobil dan material lainnya yang terjebak mengalami kerusakan. Fasilitas umum seperti sekolah juga terdampak banjir.
Akses jalan Provinsi menuju simpang tiga arah bengkayang tertutup akibat genangan air.
Upaya Penanggulangan Pemerintah Kabupaten Landak, BPBD Landak, dan anggota Koramil 05 Menyuke dan Polsek Menyuke telah bergerak untuk membantu masyarakat terdampak.
Paulus Jowell mengimbau kepada warga yang terdampak banjir untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. (arf)
Editor : Miftahul Khair