PONTIANAK POST – Warga Dusun Menjalin, Desa Songga, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, digemparkan dengan penemuan mayat yang mengapung di aliran Sungai Seladang, tepatnya di bawah Jembatan Titi Jambu, pada Kamis (27/2). Kapolsek Menyuke, Ipda Aprianus Sabari, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Menurutnya, korban pertama kali ditemukan oleh beberapa remaja yang hendak mandi di sungai sekitar pukul 10.00 WIB.
"Mayat korban ditemukan dalam kondisi telungkup dan tersangkut di bawah jembatan. Setelah itu, saksi-saksi langsung pulang dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar. Selanjutnya, warga melaporkan kejadian ini ke Polsek Menyuke," ujar Aprianus.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Menyuke beserta personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil identifikasi, korban diketahui berinisial S (49), warga Dusun Menjalin, Desa Songga.
Aprianus menjelaskan bahwa jenazah korban telah diperiksa oleh petugas medis dari Puskesmas Darit.
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, seperti benturan benda tumpul, luka robek, atau lebam di tubuh korban. Kondisi tengkorak dan tulang utuh, tanpa patah tulang maupun memar di kepala," jelasnya.
Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa pada Rabu malam (26/2), korban sempat mengonsumsi minuman keras bersama beberapa warga. Sekitar pukul 22.00 WIB, korban pulang sendirian dengan berjalan kaki.
Diduga, korban yang dalam kondisi mabuk terjatuh dari atas jembatan ke sungai. "Jarak rumah korban dengan lokasi kejadian sekitar 100 meter. Korban pulang dari warung menuju rumahnya melewati jalan dan jembatan tempat ia ditemukan meninggal," tambah Aprianus.
Atas peristiwa ini, pihak keluarga menerima dan mengikhlaskan kepergian korban. Mereka juga telah menandatangani surat pernyataan, yang diketahui oleh kepala dusun dan kepala desa.
Jenazah korban kemudian dimakamkan di pemakaman umum Dusun Menjalin, Desa Songga, Kecamatan Menyuke. (arf)
Editor : Miftahul Khair