Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Lonjakan Harga Cabai Rawit di Landak: Dari Rp 120 Ribu Tembus Rp 150 Ribu Per Kg

A'an • Kamis, 6 Maret 2025 | 11:00 WIB
CABAI RAWIT: Ilustrasi cabai rawit. Saat ini di Kecamatan Ngabang harga cabai rawit tembus Rp150 ribu per Kg.
CABAI RAWIT: Ilustrasi cabai rawit. Saat ini di Kecamatan Ngabang harga cabai rawit tembus Rp150 ribu per Kg.

PONTIANAK POST – Memasuki bulan Ramadan, harga bahan pokok di sejumlah pasar di Ngabang, Kabupaten Landak, mulai mengalami kenaikan. Salah satu yang paling mencolok adalah harga cabai rawit, yang saat ini mencapai Rp150 ribu per kilogram.

Kenaikan harga cabai rawit ini sudah terjadi sejak awal pekan lalu. Sebelumnya, harga cabai rawit di Pasar Rakyat Ngabang masih berada di angka Rp120 ribu per kilogram. Namun, dalam tiga hari terakhir, harga kembali melonjak hingga menyentuh Rp150 ribu per kilogram. 

Suripto, seorang pedagang sayur eceran di Pasar Rakyat Ngabang, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini membuat pedagang terpaksa menjual cabai rawit dalam jumlah kecil dengan harga lebih tinggi. "Harga modal dari agen sudah mencapai Rp140 ribu per kilogram. Jadi, untuk harga eceran, kami terpaksa menjual Rp18 ribu per ons," ujarnya, Rabu (5/3). 

Menurut Suripto, kenaikan harga ini dipicu oleh menurunnya pasokan cabai rawit dari agen di Pasar Flamboyan, Pontianak. Selain cabai rawit, harga cabai merah besar juga ikut naik, kini mencapai Rp100 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga sayur mayur lainnya masih relatif stabil, seperti tomat yang dijual Rp20 ribu per kilogram dan timun yang tetap di angka Rp10 ribu per kilogram. (arf) 

Editor : A'an
#harga cabai #ramadan #lonjakan harga