Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bupati Karolin Tandatangani Dokumen RPJMD 2025-2029: Pemprov Kalbar Bantu Sistem Penyediaan Air Minum

Arief Nugroho • Jumat, 25 April 2025 | 14:22 WIB
TANDA TANGAN: Bupati Landak Karolin Margret saat menandatangani dokumen RPJMD tahun 2025-2029, usai Musrenbang yang digelar di aula Kantor Bupati Landak, Rabu (23/4).
TANDA TANGAN: Bupati Landak Karolin Margret saat menandatangani dokumen RPJMD tahun 2025-2029, usai Musrenbang yang digelar di aula Kantor Bupati Landak, Rabu (23/4).

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Landak menggelar Musrenbang untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Landak pada Rabu (23/4).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, Wakil Bupati Landak, Erani, seluruh jajaran dan OPD Pemkab Landak, Ketua DPRD Landak, Herculanus Heriadi, serta unsur pimpinan dan anggota DPRD Landak dan Forkopimda. Selain itu, Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, turut hadir bersama sejumlah kepala OPD Provinsi Kalbar.

Dalam wawancara, Bupati Karolin Margret Natasa menjelaskan bahwa setelah pelantikan kepala daerah, baik bupati dan wakil bupati, gubernur dan wakil gubernur, terdapat waktu enam bulan untuk menyusun RPJMD.

“Musrenbang kali ini juga untuk menyampaikan rancangan RPJMD yang nanti akan ditetapkan enam bulan setelah pelantikan, yang menjadi dasar pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Landak,” ujarnya.

Karolin juga menambahkan bahwa melalui Musrenbang yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalbar dan jajaran OPD Provinsi Kalbar ini, Pemkab Landak akan menyinkronkan prioritas pembangunan agar sesuai dengan program-program Pemprov Kalbar. "Mana yang menjadi prioritas provinsi, mana yang menjadi prioritas nasional, diselaraskan dengan prioritas di Kabupaten Landak, sesuai dengan kondisi kita," tambahnya.

Pertemuan ini juga menjadi ajang untuk bertukar informasi dan menyelaraskan arah pembangunan, termasuk identifikasi pembangunan yang dapat dibantu oleh Pemerintah Provinsi Kalbar. "Pak Wakil Gubernur tadi berkomitmen untuk program SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum). SPAM ini sangat penting untuk air bersih, mengingat stunting di Landak masih cukup tinggi, salah satunya disebabkan oleh ketersediaan air bersih," ujar Karolin.

Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota untuk mempercepat pembangunan di Kalimantan Barat. “Kekompakan sangat diperlukan untuk pembangunan daerah yang luas ini. Tanpa itu, akan sulit melakukan sinergi dalam pembangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat Kalbar,” katanya.

Krisantus juga menyampaikan perlunya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam Kalbar yang belum optimal. “Kita ingin kontribusi yang berarti bagi PAD daerah melalui investasi di sektor perkebunan dan pertambangan, yang sudah lama berinvestasi di Kalbar,” tambahnya.

Dia berharap agar para investor di Kalbar tidak hanya mencari kekayaan tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan daerah dengan mengembalikan hasilnya untuk masyarakat Kalbar. “Hasil yang sudah didapatkan harus kembali lagi untuk masyarakat Kalimantan Barat dalam bentuk pembangunan,” tegas Krisantus. (arf)

Editor : Hanif
#PAD #Pemerintah Kabupaten Landak #RPJMD #OPD #spam #bupati landak #RKPD #Musrenbang #karolin margret natasa