Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Antisipasi Serangan Monyet, Petani Jagung di Rabak-Landak Panen Lebih Awal

Arief Nugroho • Sabtu, 14 Juni 2025 | 12:48 WIB
Anggota Polsek Sengah Temila bersama kelompok tani Ayo Maju di Dusun Saboro, Desa Rabak Kecamatan Sengah Temila panen jagung lebih awal dari usia matang tanaman.
Anggota Polsek Sengah Temila bersama kelompok tani Ayo Maju di Dusun Saboro, Desa Rabak Kecamatan Sengah Temila panen jagung lebih awal dari usia matang tanaman.

PONTIANAK POST - Kelompok Tani Ayo Maju Dusun Saboro, Desa Rabak, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, menggelar kegiatan panen jagung, pada Kamis (12/6).

Panen kali ini dilakukan lebih awal dari usia matang tanaman, menghasilkan jagung muda atau baby corn. Keputusan panen dini diambil sebagai langkah antisipatif terhadap gangguan hama, khususnya serangan monyet yang kerap merusak tanaman jagung.

Untuk menghindari kerugian lebih besar, seluruh hasil panen diputuskan dijual sebagai baby corn. Panen dilakukan di lahan seluas 1,5 hektar dan masih berlangsung. Adapun harga jual jagung muda saat ini berada di kisaran Rp 7.000 per kilogram. Kegiatan tersebut dihadiri oleh PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) Desa Rabak, Mustofa; Bintara Penggerak Ketahanan Pangan Desa Rabak, Aipda Sucipto, pemilik lahan Ibu Tono, serta lima orang masyarakat sekitar.

Kapolsek Sengah Temila, Ipda Bernadus Didy Kusnadi, melalui Bintara Penggerak Ketahanan Pangan Desa Rabak, Aipda Sucipto, menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi antara petani, penyuluh, dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan pertanian.

“Meski ada tantangan dari hama, semangat petani untuk tetap berproduksi sangat luar biasa. Panen baby corn ini adalah bukti adaptasi yang cepat dan tepat. Kami akan terus mendukung upaya petani dalam mewujudkan ketahanan pangan di wilayah ini,” ujarnya.

Aipda Sucipto juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan terhadap kelompok tani, tidak hanya dalam proses panen, tetapi juga dalam pengendalian hama dan peningkatan produktivitas lahan.

“Kami siap membantu petani baik dari sisi penyuluhan, pengamanan, maupun kerja sama lintas sektor. Diharapkan ke depan, lahan-lahan yang ada bisa lebih maksimal dimanfaatkan tanpa terganggu hama liar,” tambahnya.

Sementara itu, PPL Desa Rabak, Mustofa, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi lapangan yang patut dipertahankan.

“Semoga hasil panen ini tetap memberikan nilai ekonomi bagi petani dan menjadi semangat baru untuk terus bergerak maju dalam sektor pertanian,” katanya. (arf)

Editor : Miftahul Khair
#panen #petani #lebih awal #serangan #landak #jagung #monyet