PONTIANAK POST - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menekankan agar setiap daerah dapat menurunkan angka stunting yang saat ini masih terus meningkat.
Hal itu diungkapkan Ria Norsan di puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXII Tingkat Provinsi Kalbar 2025, di Kabupaten Landak.
Dikatakan Ria Norsan, menurunkan angka stunting adalah salah satu tugas bagaimana membantu Penyuluhan Lingkungan dan Intervensi (PLI) dan Pusat Informasi dan Konseling (PIK).
Dia menargetkan 5 tahun kedepan bisa mencapai urutan ke-15. Selain itu, Norsan menyebut agar segera memperbaiki angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini masih terbilang rendah. Lantaran berada di urutan ke 30 dari 38 provinsi se-Indonesia.
“Angka stunting saat ini sudah naik lagi, bagaimana bisa memperbaiki angka IPM yang diketahui saat ini masih terbilang rendah kedepan agar daerahnya masing-masing dapat menurunkan angka stunting, dan menekan angka IPM,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Erlina Ria Norsan bilang, jika dari kegiatan kali ini akan mendorong para PKK untuk berkolaborasi terhadap pemerintah terkait khususnya di daerah masing-masing.
“Setelah kita mendapatkan apa yang sudah disampaikan disini maka akan kita bawa pulang ke daerah masing-masing untuk berkolaborasi dengan pemerintah masing-masing agar bisa menindaklanjuti program-program pemerintah itu sendiri,” pungkasnya. (arf)
Editor : Miftahul Khair