Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

PT Kalmin Mulai Eksplorasi Tambang di Sanggau, Diawali Prosesi Adat Dayak Ngudas

Hanif PP • Kamis, 11 Desember 2025 | 14:19 WIB
PT Kalmin resmi memulai kegiatan eksplorasi tambang di wilayah Kabupaten Sanggau setelah menggelar prosesi adat.
PT Kalmin resmi memulai kegiatan eksplorasi tambang di wilayah Kabupaten Sanggau setelah menggelar prosesi adat.

PONTIANAK POST— PT Kalmin resmi memulai kegiatan eksplorasi tambang di wilayah Kabupaten Sanggau setelah menggelar prosesi adat di lokasi rencana operasi. Prosesi adat tersebut menjadi penanda dimulainya aktivitas perusahaan dalam tahap awal pengerjaan. Kegiatan itu digelar di salah satu titik rencana eksplorasi dan dihadiri perwakilan perusahaan, tokoh adat, jajaran pemerintahan desa, serta masyarakat setempat. Tradisi adat digelar sebagai bentuk penghormatan kepada budaya lokal serta permohonan restu agar kegiatan berlangsung aman dan lancar. 

Prosesi adat dipimpin oleh seorang pawang adat Dayak yang memimpin rangkaian Ngudas—ritual pembersihan dan pembukaan wilayah sebelum kegiatan besar dilakukan. Dalam tradisi Dayak, Ngudas diyakini sebagai bentuk penghormatan terhadap roh penjaga hutan dan tanah adat.

Tokoh adat setempat menyatakan bahwa perusahaan diwajibkan menghormati mekanisme adat sebelum melakukan aktivitas apa pun di wilayah masyarakat.

Perwakilan PT Kalmin menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen mengikuti seluruh prosedur hukum, lingkungan, dan adat dalam pelaksanaan eksplorasi. Perusahaan juga menegaskan bahwa kegiatan eksplorasi masih berada pada tahap pemetaan dan pengambilan sampel awal. Pemerintah desa turut hadir dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan acara tersebut. Aparat keamanan dari unsur kepolisian dan TNI juga hadir untuk memastikan rangkaian kegiatan berlangsung tertib.Pihak keamanan menyatakan siap menjaga stabilitas wilayah selama proses eksplorasi berlangsung, termasuk memonitor potensi gangguan dan menjaga komunikasi antara masyarakat dan perusahaan.

Sejumlah warga mengaku berharap bahwa kehadiran PT Kalmin dapat memberikan dampak ekonomi, seperti lapangan kerja baru maupun kontribusi untuk pembangunan desa. Namun demikian, sebagian warga juga tetap berharap agar kegiatan eksplorasi dilakukan secara hati-hati mengingat Sanggau kerap mencatat kasus pertambangan tanpa izin (PETI) dan kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang di wilayah lain.

Tokoh masyarakat meminta agar pihak perusahaan dan pemerintah mengedepankan transparansi serta melibatkan warga dalam proses pengawasan. Dengan prosesi adat yang telah dilakukan, PT Kalmin dijadwalkan akan memasuki fase pemetaan detail, survei geologi, dan pengeboran sampel. Seluruh tahapan berikutnya disebut akan dilakukan secara bertahap sambil tetap berkoordinasi dengan masyarakat dan pemerintah daerah. Prosesi pembuka ini menjadi titik awal rangkaian panjang kegiatan eksplorasi tambang di kawasan tersebut.(Agg)

Editor : Hanif
#Adat Dayak Ngudas #sanggau #PT Kalmin #Prosesi Adat Tambang #Tambang Kalbar #Eksplorasi Tambang Sanggau