PONTIANAK POST – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengajak para petani bertransformasi menjadi petani modern yang cerdas. Hal itu disampaikannya saat menghadiri syukuran panen (*roah*) sekaligus pembukaan turnamen sepak bola di Desa Amboyo Selatan, Jumat (27/3).
Karolin menekankan pentingnya edukasi, mulai dari pemilihan bibit hingga ketelitian menggunakan pupuk. "Bertani butuh kecerdasan. Jangan asal mupuk tapi tidak baca label, nanti hanya daun yang hijau tapi buahnya tidak ada," selorohnya di hadapan warga.
Menghadapi ancaman kemarau panjang akibat fenomena El Nino hingga September mendatang, Karolin meminta petani disiplin mengikuti jadwal tanam dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Ia juga mewanti-wanti agar petani kompak menanam serentak dalam satu hamparan guna meminimalisir serangan hama tikus.
"Kalau soal pertanian kita harus kompak, jangan keras kepala agar tidak gagal panen," tegasnya.
Baca Juga: Pencurian Lampu Hias Marak di Kubu Raya, Bupati Sujiwo Minta Polisi Buru Pelaku
Dalam kesempatan tersebut, Karolin menyerahkan bantuan lima unit hand sprayer kepada kelompok tani setempat. Menutup arahannya, ia membuka turnamen sepak bola dengan pesan sportivitas yang kental dalam bahasa daerah.
"Jangan bertinju, ini pertandingan olahraga. Junjung tinggi sportivitas agar acara lancar dan berkah bagi semua," pungkasnya sebelum beranjak menuju agenda dinas lainnya. (mif/r)
Editor : Hanif