Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

 Viral Aksi Heroik Warga Tandu Pasien Menembus Banjir di Landak, Begini Kronologinya Menurut Camat

Miftahul Khair • Senin, 4 Mei 2026 | 14:59 WIB
Tangkapan layar video viral warga bergotong royong menandu pasien sakit menuju Puskesmas melewati banjir di Kecamatan Meranti Kabupaten Landak. (FACEBOOK/Kalbar.update2026)
Tangkapan layar video viral warga bergotong royong menandu pasien sakit menuju Puskesmas melewati banjir di Kecamatan Meranti Kabupaten Landak. (FACEBOOK/Kalbar.update2026)

 

PONTIANAK POST – Sebuah video yang memperlihatkan seorang warga sakit ditandu menembus banjir di Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, viral di media sosial.

Dalam rekaman itu, warga berjibaku membawa pasien melewati banjir yang cukup dalam demi mendapatkan penanganan medis.

"Warga Dusun Moro Behe bergotong royong menandu warga yang lagi sakit," kata pria di dalam video.

Camat Meranti, Elly Kornelia, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (3/5) pagi, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak subuh.

Baca Juga: Siswi SD Jadi Korban Bullying, Aksi Kekerasan Kakak Kelas Viral di Kapuas Hulu

“Hujan deras terjadi sejak subuh di wilayah Kecamatan Meranti, khususnya Desa Meranti,” ujar Elly di Landak saat dihubungi Pontianak Post pada Senin (4/5).

Sekitar pukul 08.30 WIB, warga berinisiatif membawa seorang pasien bernama Ibu Petek menuju Puskesmas Meranti menggunakan tandu. Langkah itu diambil karena kondisi jalan yang licin serta tidak dapat dilalui kendaraan, termasuk ambulans.

“Mengingat musim hujan, jalan licin dan mobil ambulans tidak bisa masuk, sehingga warga menggunakan tandu untuk membawa pasien ke puskesmas,” jelasnya.

Baca Juga: Link Viral ‘Bandar Membara’ Marak di X, Warga Diminta Waspada Phishing

Dalam perjalanan awal, proses evakuasi berjalan lancar. Kepala dusun bersama warga bergotong royong menandu pasien tanpa kendala berarti. Namun, situasi berubah saat mereka tiba di wilayah Dusun Meranti Hulu.

Warga mendapati akses jalan telah terendam banjir di dua titik, yakni di kawasan Air Nade dan Air Kelapo.

“Di titik pertama, genangan air sepanjang kurang lebih 40 meter dengan ketinggian sekitar 80 sentimeter hingga 1 meter,” ungkap Elly.

Meski demikian, warga tetap melanjutkan perjalanan. Setelah melewati titik pertama, sekitar 500 meter kemudian mereka kembali dihadapkan pada banjir yang lebih dalam—yang kemudian terekam dalam video viral tersebut.

“Di titik kedua, kedalaman air mencapai sekitar 1 hingga 1,5 meter,” tambahnya.

Aksi warga yang tetap menandu pasien di tengah kondisi tersebut menuai perhatian luas publik, sekaligus menggambarkan keterbatasan akses infrastruktur di wilayah itu saat musim hujan.

Elly memastikan, banjir yang terjadi bersifat sementara dan kerap terjadi saat curah hujan tinggi.

Baca Juga: Rekaman CCTV Viral, Dugaan Kekerasan Bayi Dipukul dan Diseret di Daycare BPD Terbongkar

“Untuk kondisi saat ini sudah surut. Banjirnya hanya sesaat saat hujan, memang sudah langganan setiap hujan,” katanya.

Peristiwa ini kembali menyoroti tantangan akses layanan kesehatan di daerah dengan kondisi geografis yang sulit, terutama saat cuaca ekstrem melanda. (*)

Editor : Miftahul Khair
#video #viral #landak #meranti #pasien ditandu