Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Bupati Landak Ajak Orang Tua Penuhi Gizi Anak dan Waspadai Diabetes

Hanif • Senin, 6 Juli 2026 | 07:46 WIB
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa memantau jalannya kegiatan Sunatan Massal dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Ngabang, Kamis (2/7). (HUMAS PEMKAB LANDAK)
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa memantau jalannya kegiatan Sunatan Massal dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Ngabang, Kamis (2/7). (HUMAS PEMKAB LANDAK)

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Landak memanfaatkan masa libur sekolah dengan menggelar Sunatan Massal dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Ngabang, Kamis (2/7). Program yang diinisiasi langsung oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, ini menjadi upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Karolin mengatakan, penyelenggaraan kegiatan di puskesmas merupakan langkah baru yang diambil pemerintah daerah. Sebelumnya, layanan serupa lebih sering dilaksanakan di desa-desa. "Ini dari pemerintah adalah percobaan. Kalau banyak yang minat, ya ke depan kami lebih siap lagi, karena ini belum pernah kita laksanakan langsung di puskesmas, biasanya kita ke desa-desa. Ternyata karena musim efisiensi anggaran terbatas, akhirnya kita coba buat di puskesmas. Nah, ternyata masih bisa, masih banyak peminatnya," ujar Karolin.

Menurutnya, pelaksanaan di puskesmas memberikan manfaat lebih bagi masyarakat. Selain anak-anak memperoleh layanan sunat dari tenaga kesehatan, para orang tua yang mendampingi juga dapat memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan secara gratis. Dalam kegiatan yang diikuti 35 anak tersebut, Karolin turut memberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak. Ia mengingatkan para orang tua agar tidak hanya berfokus membuat anak kenyang, tetapi juga memastikan makanan yang dikonsumsi memiliki kandungan gizi yang cukup.

Baca Juga: 46 Personel Polres Landak Naik Pangkat, Kapolres Ingatkan Tanggung Jawab dan Profesionalisme Baru

"Tolong dijaga, anak-anak diperhatikan makannya. Zaman sekarang banyak jajan, makanan instan juga banyak, jangan makan asal kenyang. Kalau makannya tidak bergizi, asal kenyang, akhirnya pertumbuhan sel-sel badan dan sel otaknya kurang. Nanti sulit untuk menerima pelajaran," tegas Karolin.

Selain membahas gizi anak, Karolin juga mengingatkan masyarakat tentang tingginya kasus diabetes di Kabupaten Landak. Ia mengimbau warga lebih bijak mengonsumsi makanan dan minuman manis serta tidak sembarangan mengikuti informasi kesehatan yang belum terbukti kebenarannya.

"Di Landak ini paling banyak diabetes. Semuanya manis-manis. Jangan minum obat-obatan rebusan herbal yang dosisnya kita tidak tahu. Bisa meracuni ginjal. Tensi tinggi minum obat yang terukur dosisnya dari dokter. Jangan dengar TikTok, medsos, atau kata tetangga soal kesehatan, bertanyalah kepada tenaga kesehatan," pesan Karolin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Susi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Landak dalam membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan, terutama bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

Baca Juga: Bupati Karolin Ajak Warga Gotong Royong Cegah Stunting dan Penyakit Lingkungan

"Kegiatan ini diselenggarakan atas atensi dan inisiasi Ibu Bupati Kabupaten Landak. Hal ini dilaksanakan sebagai wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Ngabang dalam membantu masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan," ungkap Susi.

Ia memastikan seluruh peserta telah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan sesuai standar pelayanan sebelum tindakan dilakukan. Setelah sunat, peserta juga menjalani observasi, memperoleh obat-obatan, edukasi perawatan luka, serta menerima bingkisan.

"Seluruh peserta atau anak yang hadir di sini telah melalui tahapan pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan sesuai standar pelayanan kesehatan, serta akan melakukan observasi pasca-tindakan, pemberian obat-obatan, edukasi perawatan luka, dan dibagikan bingkisan," pungkas Susi.

Kegiatan bertajuk Sunatan Massal Libur Produktif, Tubuh Sehat bagi Generasi Emas Kabupaten Landak tersebut dihadiri jajaran Forkopimcam, kepala desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Pemerintah Kabupaten Landak berencana mengembangkan program serupa sebagai agenda rutin di puskesmas lain agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat layanan kesehatan gratis.

 

Editor : Hanif
#gizi anak #diabetes #bupati landak #sunatan massal #Orang tua