PONTIANAK POST — Di tengah kondisi kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat dan menyulitkan akses air bersih, jajaran Polsubsektor Jelimpo Polsek Ngabang, Polres Landak, menunjukkan kepedulian nyata. Mereka membangun fasilitas sumur bor yang berlokasi di samping Pos Polsubsektor Jelimpo, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak.
Langkah ini menjadi bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga berupaya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di tengah situasi darurat lingkungan.
Pembangunan sumur bor ini diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam memperoleh pasokan air bersih untuk kebutuhan harian. Keberadaan sumber air tersebut sekaligus menjadi langkah antisipatif dalam menghadapi dampak kekeringan dan paparan kabut asap.
Baca Juga: Kabut Asap Belum Pergi, Status Darurat Sanggau Diperpanjang hingga 20 September 2026
Penyediaan fasilitas air bersih ini dilaksanakan pada Senin (7/9). Selain memfasilitasi pembuatan sumur bor, personel Polsubsektor Jelimpo turut menyampaikan imbauan keselamatan kepada warga agar tetap waspada terhadap bahaya kabut asap, menjaga kesehatan, serta bersama-sama mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Masyarakat di sekitar lokasi menyambut positif inisiatif jajaran kepolisian tersebut. Mereka menyampaikan apresiasi atas bantuan yang dinilai sangat vital di musim kemarau ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Anggota Polsubsektor Jelimpo yang telah membantu membuat sumur bor ini. Air bersih sangat kami butuhkan, apalagi sekarang kondisi sedang kemarau dan sulit mendapatkan air. Semoga sumur ini dapat terus dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi warga sekitar,” ungkap salah satu warga setempat.
Plt. Kapolsek Ngabang Iptu Rinto, menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor tersebut merupakan wujud respons cepat Polri terhadap kesulitan masyarakat.
Baca Juga: Antisipasi Karhutla, Polsek Kendawangan Siapkan Sumur Bor untuk Percepat Pemadaman
“Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, termasuk membantu kebutuhan dasar warga yang terdampak kondisi lingkungan. Pembangunan sumur bor ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar dan menjadi sumber air yang dapat dimanfaatkan bersama,” jelas Iptu Rinto.
Sementara itu, Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, mengatakan pembangunan sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko karhutla.
"Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Selain dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan warga, keberadaan sumber air ini juga menjadi bagian dari upaya kita dalam menghadapi dan menangani kebakaran hutan dan lahan," ujar Devi.
Adapun 14 sumur bor yang telah dibangun Polres Landak dan jajaran tersebar di berbagai kecamatan, mulai dari wilayah Ngabang hingga Mandor. Sumur bor tersebut berada di KM 14 Plasma 2, Desa Amboyo Utara, Kecamatan Ngabang; Desa Jelimpo, Kecamatan Jelimpo; Desa Lamoanak, Kecamatan Menjalin; Desa Meranti, Kecamatan Meranti; Desa Mentonyek, Kecamatan Mempawah Hulu; Desa Sompak, Kecamatan Sompak; Desa Tembawang Bale, Kecamatan Banyuke Hulu; Desa Songga, Kecamatan Menyuke; Dusun Enggabu, Desa Permit, Kecamatan Kuala Behe; Desa Sebangki, Kecamatan Sebangki; Desa Semuntik, Kecamatan Air Besar; Desa Sepangah, Kecamatan Air Besar; Desa Sebatik, Kecamatan Sengah Temila; Desa Bebatung, Kecamatan Mandor. (mif)
Editor : Hanif