PONTIANAK - Imlek tahun ini jatuh pada Sabtu 10 Februari 2024 dalam kalender Masehi.
Keceriaan Imlek tahun ini bertepatan tahun politik dan hadirnya Shio Naga Kayu sebagai pelambang kemakmuran, kekuatan, keberuntungan, kehormatan hingga kesuksesan.
Pernak-pernik warna merah sudah menyemarakkan sudut-sudut wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, terutama di permukiman warga Tionghoa.
Dekorasi merah menyala meski tak banyak sudah mulai menghiasi setiap sudut rumah.
Suasana hangat, ceria, riang gembira sudah tercipta beberapa waktu belakangan.
Di satu sisi, simbol-simbol bergambar naga, dan aneka khas binatang lainnya sudah menjadi pusat perhatian masyarakat.
Simbol-simbol tersebut tergambar dalam bentuk aneka lampion terjejer rapi di beberapa ruas jalan penting.
Tidak hanya rumah-rumah komunitas Tionghoa, sejumlah kelenteng atau vihara terkenal, tempat umat Tionghoa berkumpul untuk berdoa dan memohon berkah juga sudah bersiap-siap menyambut Imlek 2024.
Di dalamnya tercium aroma wangi dupa, pencipta suasana damai, penggugah hati setiap orang agar merenung dan bersyukur atas berbagai anugerah yang telah diterima.
Puncak perayaan tentunya pada 10 Februari, beberapa hari ke depan. Di situlah keluarga-keluarga dari manapun bakal berkumpul bersama-sama, menikmati aneka hidangan lezat.
Sudah pasti juga, menu-menu spesial Imlek seperti opor ayam, daging, nian gao, dumpling, mi panjang, kue keranjang bakalan menjadi hidangan tak tergantikan.
Tentunya setiap suapan adalah persembahan rasa memadukan tradisi dengan kelezatan tak terlupakan.
Acai, jemaat sekaligus suhu Kelenteng di Kumpai, Kubu Raya, Provinsi Kalbar menyebutkan bahwa Imlek bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah kisah indah tentang keluarga, persahabatan, dan kebahagiaan bersama.
Dengan semangat Tahun Shio Naga Kayu yang mengalir dalam setiap detail perayaan, komunitas Tionghoa merayakan kekayaan budaya dengan penuh kebanggaan dan syukur.
"Semoga keberuntungan selalu menyertai langkah-langkah mereka di tahun yang baru," ucapnya.
Orang-orang terlahir pada tahun shio naga memiliki sifat murah hati, penuh semangat, perkasa dan terbuka.
Walaupun terkadang egois, nyentrik, fanatik, banyak tingkah dan suka menuntut, orang bershio naga biasanya bersifat superpositif.
Meski dihadapkan dengan persoalan yang menjemukan, semangat hidupnya selalu cepat bangkit kembali dibandingkan orang lain.
Bahkan, orang-orang China menjadikan naga sebagai lambang kemakmuran dan pelindung kekayaan serta kekuasaan.
Jika dikaitkan ke politik Indonesia 2024, orang-orang yang dekat dengan kelahiran shio naga kayu dapat membawa peluang kepemimpinan sekaligus prestasi besar dan kesempatan bagi Indonesia.
Sementara unsur kayu sendiri melambangkan pertumbuhan, kelenturan, serta gagasan untuk menjadi lebih besar, mirip dengan pohon yang tumbuh menjulang ke langit.
Suhu Acai melanjutkan, tahun 2024 tidak hanya merupakan perayaan istimewa bagi komunitas Tionghoa lewat shio naga kayu.
Momen ini langka karena hanya datang 60 tahun sekali dan dipercayai sebagai awal baru membangun kesuksesan.
Tahun 2024 diprediksi bakal menjadi periode menjanjikan bagi individu yang terlahir dalam shio naga.
Dalam ramalan astrologi Tionghoa, shio naga sering kali dikaitkan dengan sukses gemilang, pandai, dan kehormatan.
Kombinasi langka dengan unsur kayu menambahkan dimensi magis sekaligus menghadirkan potensi luar biasa dalam pencapaian finansial signifikan.
Para pemilik pemilik shio naga lahir dari tahun 1940, 1952, 1964, 1976, 1988, 2000, 2012, dan 2024.
Di Indonesia, para miliarder pemilik shio naga dengan bisnis menggurita tidak sedikit. Ada Sri Prakash Lohia, miliarder kelahiran India dan dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia, menduduki peringkat ke-5.
Ada lagi nama tak kalah menterang yakni Dato' Sri Tahir, terlahir dalam Shio Naga pada tahun 1952.
Dato' Sri dikenal sebagai salah satu daftar dari miliarder Indonesia versi Forbes terbaru.
Sri Tahir dikenal sebagai pendiri Mayapada Group. Tahir memiliki kekayaan sebesar US$4,4 miliar dan duduk di deretan orang terkaya di Indonesia.
Walaupun demikian, Suhu Acai menambahkan bahwa tidak ada jaminan pasti dalam ramalan astrologi.
Banyak yang percaya momen langka ini akan membawa momentum baru kesuksesan dalam berbagai bidang kehidupan, terutama pada sisi keuangan.
Kerja keras, kerja cerdas dan pandai melihat peluang, tentu diperlukan untuk berjaya di tahun naga kayu ini. (Denny Hamdani)
Editor : Syahriani Siregar