Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Jangan Sekali-kali Gunakan Pemutih untuk 7 Benda Ini, Jaga Barang Kesayangan Anda

Miftahul Khair • Kamis, 17 Oktober 2024 | 12:31 WIB
Ilustrasi mencuci pakaian.
Ilustrasi mencuci pakaian.

PONTIANAK - Menggunakan pemutih untuk membersihkan berbagai benda di rumah tampaknya menjadi pilihan yang praktis.

Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa benda yang sebaiknya tidak dibersihkan dengan pemutih?

Penggunaan pemutih yang sembarangan dapat merusak barang dan bahkan menimbulkan risiko kesehatan.

Melansir dari The Spruce, Pontianak Post akan membahas tujuh benda yang tidak boleh dibersihkan dengan pemutih, serta penjelasan dari pakar mengenai alasan di baliknya.

Simak baik-baik agar Anda bisa menjaga barang-barang di rumah dengan lebih aman dan efektif.

  1. Kain Berwarna

Pemutih sering digunakan untuk menghilangkan noda, tetapi ini adalah kesalahan fatal saat menangani kain berwarna.

Menurut para ahli, pemutih dapat menyebabkan warna kain pudar atau bahkan memudar sama sekali.

Untuk membersihkan kain berwarna, gunakan deterjen yang dirancang khusus untuk kain berwarna.

Pastikan Anda membaca petunjuk perawatan sebelum memutuskan metode pembersihan.

  1. Perabotan Kayu

Penggunaan pemutih pada perabotan kayu sangat tidak disarankan.

Pemutih dapat merusak lapisan pelindung kayu dan membuatnya menjadi rapuh.

Sebagai alternatif, gunakan campuran air dan cuka untuk membersihkan perabotan kayu Anda.

Ini akan membantu menghilangkan kotoran tanpa merusak kayu.

  1. Permukaan Logam

Pemutih bisa menyebabkan korosi pada permukaan logam, terutama jika logam tersebut bersentuhan dengan kelembapan.

Untuk membersihkan logam, lebih baik menggunakan pembersih yang khusus dirancang untuk bahan tersebut.

Jika Anda tidak yakin, coba campuran sabun dan air untuk menjaga kilau logam Anda.

  1. Permukaan Kaca

Meskipun banyak orang menggunakan pemutih untuk membersihkan kaca, ini sebenarnya tidak dianjurkan.

Pemutih dapat meninggalkan residu yang membuat permukaan kaca terlihat kabur.

Gunakan pembersih kaca yang aman dan sesuai untuk hasil terbaik.

Jika Anda ingin solusi alami, campuran cuka dan air juga bisa menjadi pilihan yang baik.

  1. Bahan Berpori

Permukaan seperti ubin, batu, dan beton memiliki pori-pori yang dapat menyerap pemutih, yang pada akhirnya dapat merusak struktur bahan tersebut.

Untuk membersihkan bahan berpori, gunakan pembersih yang lembut dan aman.

Pastikan Anda selalu menguji produk baru di area kecil terlebih dahulu.

Baca Juga: Hari Ini, HUT ke-23 Kota Singkawang atau Pemerintah Kota Singkawang?

  1. Alat Dapur

Menggunakan pemutih untuk membersihkan alat dapur bisa berbahaya.

Pemutih dapat meninggalkan sisa yang beracun jika tidak dibilas dengan baik, dan ini bisa mencemari makanan.

Sebaiknya gunakan deterjen lembut dan air panas untuk membersihkan peralatan dapur Anda.

Pastikan untuk membilas dengan baik agar tidak ada sisa sabun yang tertinggal.

  1. Pakaian dan Alas Kaki

Menggunakan pemutih pada pakaian dan alas kaki bisa merusak serat bahan dan menyebabkan warna memudar.

Jika Anda ingin menghilangkan noda, pilihlah produk yang dirancang khusus untuk jenis kain tersebut.

Jangan ragu untuk membaca label untuk mengetahui cara terbaik merawat pakaian Anda.

Dengan mengetahui benda-benda yang tidak boleh dibersihkan dengan pemutih, Anda dapat merawat barang-barang di rumah dengan lebih efektif dan aman.

Pastikan untuk selalu memilih metode pembersihan yang tepat untuk menjaga kualitas dan umur panjang benda-benda tersebut.

Jika Anda ragu, jangan sungkan untuk mencari saran dari pakar atau membaca panduan pembersihan yang sesuai.

Dengan cara ini, Anda bisa menciptakan lingkungan yang bersih dan aman tanpa risiko kerusakan pada barang-barang kesayangan Anda. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#pemutih #tips rumah tangga