Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Merantau Bukan Sekadar Pindah Kota tapi Mencetak Pasangan Ideal

Fifi Avrillya Irananda • Kamis, 4 September 2025 | 20:00 WIB
Podcast Suara Berkelas yang dipandu oleh Bilal Faranov menghadirkan tamu Lavina Sabila.
Podcast Suara Berkelas yang dipandu oleh Bilal Faranov menghadirkan tamu Lavina Sabila.

PONTIANAK POST – Merantau menjadi salah satu kriteria dalam mencetak pasangan ideal bagi perempuan berusia 20-an

Kenapa? tentu pertanyaan tersebut seringkali terjadi ketika seseorang berada di fase antara mengambil keputusan untuk berkarir atau menikah.

Mindset wanita berkelas

Dilansir pada podcast Suara Berkelas yang dipandu oleh Bilal Faranov kembali menyajikan dengan tema yang sangat menginspirasi dan relevan bagi banyak perempuan, yaitu tentang membangun karier, menghadapi kehidupan pernikahan dan mindset perempuan berkelas.

Dalam episode ke-67 yang ditayangkan pada 9 Agustus 2025, Bilal mengundang Lavina Sabila yang merupakan seorang penulis, konten kreator dan Founder Gerakan yang mendukung kemandirian finansial perempuan (Indong Careng).

Dalam obrolan mendalam ini, Lavina menjelaskan pentingnya memiliki support system yang kuat, berani bermimpi sebagai perempuan, serta memberikan 2 kunci kebahagian dalam sebuah hubungan.

Pentingnya Merantau

Dalam perjalanan merantau, bagi Lavina merantau adalah sekolah kehidupan yang tak ternilai harganya. Menurutnya, banyak pelajaran berharga yang dapat dipelajari.

Khususnya dalam merantau yakni perihal membangun hubungan yang sehat kepada orang sekitar.

Hal tersebut menjadi salah satu cara agar mampu menemukan pasangan yang tepat salah satunya  ialah membentuk diri sendiri yang memiliki visi dan misi.

Lavina mengungkapkan bahwa “engga ada orang lain yg bisa diandalkan selain diri sendiri, orang lain bisa pergi kapan saja dan bisa bergantung pada diri sendiri” ujarnya.

Tentu menjadikan diri sendiri sebagai support system berarti belajar berdiri tegak meski dunia di sekitar berubah.

Baca Juga: Tips Bangun Koneksi, Bikin Percakapan Lebih Menarik dan Seru Setiap Hari

Ini bukan tentang menutup hati, melainkan memahami bahwa kekuatan terbesar ada di dalam diri kita sendiri.

"Dalam proses Growing Up, dengan merantau dapat membentuk pribadi kita menjadi memiliki basic life skill Menguji Faith dan Value, Belajar jadi minoritas yang diperlakukan secara diskriminatif,“ ucap Lavina.

Makna hidup seiring berjalannya waktu

Podcast ini juga membahas faktor-faktor yang membuat seseorang sulit menerima diri, mulai dari tekanan sosial, perbandingan dengan orang lain, hingga ekspektasi yang tidak realistis.

Dinamika kehidupan dimulai dari Orang-orang yang kita temui di kota baru mungkin bisa menjadi teman, rekan kerja, atau bahkan seseorang yang membuat hati bergetar.

Namun, seiring berjalannya waktu, mereka menjadi datang dan pergi karena urusan pribadi, pekerjaan, atau semata-mata pilihan hidup.

Bahkan prioritas antar pribadi masing-masing dan makna kebersamaan pun kian bergeser dan berubah. Seperti, keinginan antara berkarir atau menikah.

Lavina mengajak pendengar untuk melatih self-compassion, yaitu kemampuan bersikap lembut pada diri sendiri saat mengalami kegagalan.

Begitulah hidup di perantauan yang memberikan perjalanan hebat dengan kondisi yang terus berubah.

Selain itu, Lavina belajar mengenali diri, membangun kemandirian, dan menemukan siapa yang mampu berjalan seirama dengan dirinya di tengah perubahan masa progres di umur 20-an.

Kunci Kebahagiaan hubungan menurut Lavina

Pasangan ideal bukan hanya yang membuat nyaman di awal, tetapi yang tetap memilih bertahan, tumbuh, dan melangkah bersama ketika waktu dan keadaan menguji.

Namun, pasangan ideal adalah seseorang yang mampu bertanya dan mendengarkan.

Hal tersebut menjadi investasi terbaik untuk membangun hubungan yang kuat dan sehat, jauh lebih berharga daripada semua asumsi dan solusi yang datang tanpa diminta.

Penting memiliki pengalaman merantau bagi para pasangan yang sedang menjalin hubungan.

"Alasannya karena seseorang yang sudah biasa berjuang sendirian jadi tahu betul rasanya butuh dukungan. Sehingga, kemampuan ini biasanya muncul dan terasah dari pengalaman hidup yang tidak mudah,” ucap Lavina

Dengan memiliki pengalaman merantau berarti mampu menjadikannya seorang pasangan ideal tersebut secara alami tahu bagaimana cara memberikan dukungan emosional paling efektif. (*)

Editor : Miftahul Khair
#kemandirian #Merantau #podcast #visi hidup #pasangan ideal