Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Cara Merawat Lansia dengan Benar di Rumah: Mulai dari Dukungan Kesehatan Fisik hingga Mental

Syeti Agria Ningrum • Kamis, 11 September 2025 | 15:00 WIB
Cara merawat lansia dengan benar di rumah. Pastikan kebutuhan mereka terpenuhi.
Cara merawat lansia dengan benar di rumah. Pastikan kebutuhan mereka terpenuhi.

PONTIANAK POST - Mengurus orang tua lanjut usia (lansia) bukan sekadar tanggung jawab keluarga, tetapi juga bentuk kasih sayang dan penghormatan terhadap mereka yang telah mendidik serta merawat kita sejak kecil.

Seiring bertambahnya usia, mereka biasanya menghadapi berbagai perubahan fisik, emosional, hingga sosial.

Perubahan ini bisa meliputi penurunan daya ingat, berkurangnya kekuatan tubuh, hingga kebutuhan yang lebih besar akan dukungan sehari-hari.

Berdasarkan panduan World Health Organization (WHO) melalui program Integrated Care for Older People (ICOPE), perawatan yang baik harus menyeluruh, mencakup aspek kesehatan fisik, mental, dan sosial.

Hal ini sejalan dengan sumber resmi lain seperti National Institute on Aging (NIA) yang menekankan pentingnya perawatan rumah, nutrisi, serta dukungan emosional bagi mereka. 

Merawatnya bisa terlihat menantang, tetapi dengan panduan yang tepat, keluarga dapat melakukannya secara lebih mudah dan terarah.

Berikut cara yang harus dilakukan agar lansia tetap sehat, aman, dan merasa dihargai di usia senja mereka.

1. Perhatikan Kesehatan Fisik Secara Rutin

Seiring usia, daya tahan tubuh lansia cenderung menurun sehingga mereka lebih rentan terhadap penyakit.

Oleh karena itu, kesehatan fisik menjadi aspek pertama yang perlu diperhatikan oleh keluarga.

Perawatan tidak selalu berarti pengobatan, melainkan juga pencegahan agar mereka tetap sehat dan aktif. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

- Ajak lansia melakukan pemeriksaan kesehatan berkala.

- Pastikan obat-obatan yang diresepkan dokter diminum sesuai aturan.

- Dukung aktivitas fisik ringan, seperti jalan pagi atau senam lansia, untuk menjaga kebugaran.

- Sediakan makanan sehat dengan gizi seimbang, kaya serat, dan mudah dicerna.

2. Jaga Kesehatan Mental dan Emosional

Selain fisik, kesehatan mental juga sangat penting.

Lansia berisiko mengalami rasa kesepian, stres, bahkan depresi akibat perubahan hidup atau berkurangnya aktivitas sosial.

Dukungan keluarga dapat membantu mereka merasa lebih dihargai dan bahagia. Untuk itu, hal-hal berikut bisa dilakukan:

- Luangkan waktu berbicara dan mendengarkan cerita mereka.

- Ajak mereka beraktivitas sosial, misalnya menghadiri pengajian, arisan, atau pertemuan keluarga.

- Berikan dukungan emosional dengan menunjukkan kasih sayang, perhatian, dan kesabaran.

3. Ciptakan Lingkungan Rumah yang Aman

Rumah yang aman sangat berpengaruh pada kenyamanan mereka.

Berdasarkan panduan dari Eldercare Locator, kecelakaan kecil seperti terpeleset atau terjatuh sering dialami lansia karena kondisi rumah yang tidak ramah bagi usia lanjut.

Oleh karena itu, perlu dilakukan beberapa penyesuaian:

- Pastikan pencahayaan rumah cukup terang, terutama di kamar mandi dan tangga.

- Hilangkan benda-benda yang berpotensi menyebabkan jatuh, seperti kabel yang berserakan.

- Gunakan alas anti-slip di kamar mandi.

- Jika perlu, pasang pegangan di dinding untuk membantu mereka bergerak.

4. Berikan Dukungan Sosial

Kehidupan sosial yang aktif terbukti mampu meningkatkan kualitas hidup mereka.

WHO menekankan bahwa perawatan lansia tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga kesejahteraan sosial.

Lansia yang tetap terlibat dalam kegiatan komunitas biasanya lebih sehat secara mental dan emosional. Bentuk dukungan sosial yang bisa dilakukan antara lain:

- Dorong mereka untuk tetap berinteraksi dengan teman sebaya.

- Ajak mereka ikut kegiatan komunitas yang sesuai usia.

- Pastikan mereka tetap merasa dihargai dan memiliki peran dalam keluarga.

5. Libatkan Layanan Profesional Jika Diperlukan

Ada kalanya kebutuhan lansia melebihi kemampuan keluarga dalam merawatnya, terutama jika menyangkut kondisi medis atau perawatan khusus.

Dalam situasi seperti ini, melibatkan tenaga profesional adalah pilihan terbaik untuk memastikan mereka tetap mendapat perawatan optimal. Pilihan yang bisa dipertimbangkan antara lain:

- Menghubungi tenaga kesehatan rumah (home care).

- Memanfaatkan layanan konsultasi gizi, terapi fisik, atau psikolog.

- Mengakses program pendampingan lansia dari pemerintah setempat bila tersedia.

Dengan memperhatikan kesehatan fisik, mendukung kesehatan mental, menciptakan rumah yang aman, serta menjaga hubungan sosial, keluarga dapat memastikan mereka tetap hidup sehat, nyaman, dan bermakna. (*)

Editor : Miftahul Khair
#nutrisi #cara #merawat #rumah #dukungan emosional #kesehatan #lansia