Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Tren Urban Gardening Lagi Naik Daun, Begini Cara Mudah Memulainya di Rumah

Syeti Agria Ningrum • Jumat, 26 September 2025 | 15:30 WIB
Ilustrasi berkebun urban.
Ilustrasi berkebun urban.

PONTIANAK POST - Berkebun di rumah, atau yang sering disebut dengan urban gardening, semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama mereka yang tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas. Aktivitas ini tidak hanya sekadar menanam sayuran atau tanaman hias, tetapi juga merupakan bentuk gaya hidup sehat dan ramah lingkungan. 

Banyak orang kini mulai menyadari bahwa memiliki kebun kecil di rumah, meskipun hanya di halaman sempit, balkon, atau bahkan jendela dapur, dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan fisik, mental, dan juga keuangan keluarga.

Dalam kehidupan modern yang serba cepat, kehadiran tanaman hijau di sekitar rumah bisa menjadi "oasis kecil" yang menghadirkan ketenangan.

Melansir dari Better Homes & Gardens, berkebun urban menjadi solusi praktis untuk menghasilkan makanan segar sendiri di tengah mahalnya harga pangan dan meningkatnya kekhawatiran terhadap penggunaan pestisida. 

Sementara itu, The Old Farmer’s Almanac menekankan bahwa menanam di rumah dapat membantu keluarga lebih mandiri secara pangan, sekaligus mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menghargai proses tumbuhnya makanan. 

Kegiatan berkebun juga terbukti mampu menurunkan stres, meningkatkan kreativitas, dan mempererat hubungan antar anggota keluarga melalui aktivitas bersama. Dengan kata lain, berkebun urban bukan hanya sekadar tren, melainkan investasi jangka panjang yang memberikan banyak manfaat. 

Dari kesehatan tubuh, ketenangan pikiran, hingga kontribusi kecil terhadap keberlanjutan lingkungan semua bisa dimulai dari langkah sederhana, yaitu menanam di rumah.

Manfaat Berkebun di Rumah

Beberapa manfaat utama berkebun urban, menurut USDA dan University of Minnesota Extension, antara lain:

1. Pangan Sehat dan Segar

Hasil kebun rumah seperti cabai, tomat, bayam, atau selada bisa langsung dikonsumsi tanpa khawatir kualitasnya.

2. Menghemat Biaya Rumah Tangga

Dengan menanam sendiri, pengeluaran untuk membeli sayuran sehari-hari dapat ditekan.

Baca Juga: 5 Tanaman Herbal Wajib di Rumah yang Bisa Jadi Obat Darurat, Siap Pakai Setiap Saat!

3. Mengurangi Stres

Berkebun terbukti membantu meningkatkan kesehatan mental, memberikan rasa tenang, dan mengurangi tingkat stres.

4. Ramah Lingkungan

Urban gardening membantu mengurangi jejak karbon karena mengurangi ketergantungan pada distribusi pangan jarak jauh.

5. Meningkatkan Ruang Hijau

Sekecil apapun ruang yang dipakai, kebun rumah bisa membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan sejuk.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah! Tanaman Ini Bisa Berbahaya di Rumah Anda

Panduan Menanam di Rumah atau Berkebun Urban

1. Memilih Lokasi yang Tepat

Langkah pertama adalah menentukan lokasi menanam. Jangan khawatir jika Anda tidak memiliki halaman luas, karena urban gardening bisa dilakukan di balkon, teras, dinding vertikal, atau bahkan di jendela yang terkena sinar matahari.

Menurut Gardening Know How, sinar matahari minimal 4–6 jam per hari sangat penting untuk pertumbuhan tanaman sayuran. Jika cahaya alami terbatas, Anda dapat menggunakan lampu grow light sebagai alternatif.

2. Menentukan Jenis Tanaman

Tanaman yang cocok untuk berkebun di rumah sebaiknya dipilih sesuai kondisi lahan dan kebutuhan keluarga. The Old Farmer’s Almanac menyarankan tanaman sayuran cepat panen seperti bayam, selada, kangkung, atau sawi untuk pemula.

Jika lahan sangat terbatas, tanaman herbal seperti daun bawang, kemangi, atau mint bisa jadi pilihan karena mudah dirawat dan tidak memakan banyak ruang.

3. Menyiapkan Media Tanam dan Wadah

Tidak perlu lahan luas untuk memulai, cukup gunakan pot, kaleng bekas, botol plastik, atau wadah kontainer lain yang memiliki lubang drainase.

Better Homes & Gardens menekankan pentingnya memilih media tanam yang gembur, kaya nutrisi, dan mampu menyimpan air dengan baik, seperti campuran tanah, kompos, dan sedikit pasir.

Media tanam yang tepat akan mempermudah akar menyerap nutrisi sehingga tanaman lebih cepat tumbuh subur.

Baca Juga: 12 Rekomendasi Terbaik Tanaman Sehat untuk Rumah, Cocok untuk Gaya Hidup Sehat

4. Teknik Penyiraman dan Pemupukan

Penyiraman merupakan kunci utama dalam berkebun di rumah.

Terlalu sedikit air akan membuat tanaman layu, sementara terlalu banyak air bisa menyebabkan akar busuk. Idealnya, tanaman disiram saat media tanam mulai mengering.

Untuk pemupukan, gunakan pupuk organik seperti kompos dapur atau pupuk cair alami. Selain lebih ramah lingkungan, pupuk organik juga aman untuk tanaman konsumsi.

Baca Juga: 5 Jenis Tanaman Hias yang Bermanfaat untuk Taman Anda

5. Perawatan dan Pengendalian Hama

Urban gardening bukan berarti bebas hama. Namun, ada cara sederhana untuk mengatasinya tanpa pestisida kimia.

Misalnya, menanam tanaman pengusir hama seperti serai, lavender, atau kemangi di sekitar kebun mini Anda.

Selain itu, lakukan pengecekan rutin pada daun dan batang untuk memastikan tidak ada kutu atau ulat yang menyerang.

6. Panen dengan Bijak

Salah satu kepuasan terbesar dari berkebun di rumah adalah saat panen tiba. Sayuran daun seperti kangkung atau bayam bisa dipetik daunnya sedikit demi sedikit tanpa mencabut seluruh tanaman, sehingga mereka bisa terus tumbuh.

Sedangkan untuk buah atau umbi, pastikan dipanen ketika sudah matang sempurna agar rasanya lebih maksimal. (*)

Editor : Miftahul Khair
#berkebun #sehat #rumah #urban gardening