PONTIANAK POST--Menghadapi bos yang hobi mengatur hal kecil (micromanager) atau berperilaku buruk memang menguras energi. Namun, ada tren perlawanan kreatif yang kini populer di kalangan pekerja, yakni dengan kepatuhan yang menjebak atau dikenal dengan istilah Malicious Compliance.
Secara sederhana, ini adalah aksi mengikuti perintah atasan tepat sesuai kata-katanya, namun dengan tujuan menunjukkan betapa konyol atau tidak efisiennya perintah tersebut.
Melawan Micromanager dengan "Cermin"
Bos yang tidak aman sering kali menuntut laporan setiap saat. Menurut Ryan Stygar, pengacara ketenagakerjaan dan penulis buku Get It in Writing, strategi ini bisa menjadi senjata ampuh.
Baca Juga: Tips Menghadapi Kerja Lembur di Kantor
"Jika mereka ingin menyetujui setiap email, penuhi saja hingga kotak masuk mereka penuh sesak," ujar Stygar dikutip dari HuffPost.
Dengan melakukan instruksi secara eksak, akan memperlihatkan betapa tidak efisiennya metode mereka. Stygar menyebutnya sebagai "memegang cermin" di depan wajah sang bos agar mereka sadar dan mundur perlahan.
Kuncinya: Jejak Digital
Stygar menyarankan untuk selalu mengonfirmasi perintah lewat tulisan. "Ini mencegah mereka 'menggeser tiang gawang' dan menuduh Anda tidak patuh," tambahnya. Jika pekerjaan melambat akibat birokrasi yang dibuat bos, Anda punya bukti kuat bahwa itu bukan kesalahan performa Anda.
Baca Juga: Tips Menghadapi Rekan Kerja dengan NPD agar Tetap Profesional
Kapan Harus Digunakan?
Mary Abbajay, presiden Careerstone Group, menyebut aksi ini sebagai "kepatuhan protektif" jika dilakukan terhadap bos toksik. "Tujuannya hanya untuk bertahan hidup sampai mendapatkan pekerjaan baru," jelasnya.
Namun, Abbajay memperingatkan agar tidak memberikan hasil kerja berkualitas rendah.
"Jangan sampai reputasi anda rusak hanya karena ingin membalas bos, karena nama Anda tetap menempel pada hasil kerja tersebut."
Baca Juga: Kenali Taktik Rekan Kerja Manipulatif: Tips Menghadapinya
Aturan Main Agar Tidak Bumerang
Meski menggoda, malicious compliance bisa menjadi senjata makan tuan jika salah langkah. Ryan Stygar memberikan beberapa rambu-rambu:
-
Hindari Sarkasme: Tetaplah bersikap netral dan profesional.
-
Jangan Sengaja Memperlambat Kerja: Lakukan tugas sesuai ritme, namun ikuti prosedur "kaku" yang mereka minta.
-
Dokumentasikan Segalanya: Simpan salinan percakapan sebagai bukti bahwa Anda hanya menjalankan perintah.
Gunakan strategi ini sebagai mekanisme pertahanan diri, bukan alat balas dendam yang emosional. Jika dilakukan dengan kepala dingin, bos Anda akan sadar sendiri tanpa Anda perlu mengeluarkan kata-kata kasar. (*)
Editor : Chairunnisya