Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pot Tanaman Bukan Sekadar Hiasan, Ini Cara Memilihnya Berdasarkan Ukuran, Bahan, dan Drainase

Chairunnisya • Sabtu, 2 Mei 2026 | 14:44 WIB
Pot plastik cocok untuk tanaman yang sering dipindah meski suhunya cepat panas. (DOK JAWAPOS)
Pot plastik cocok untuk tanaman yang sering dipindah meski suhunya cepat panas. (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST -  Memilih pot tanaman sering dianggap sepele. Banyak orang tergoda bentuk yang cantik atau warna yang cocok dengan dekorasi rumah. Padahal, pot yang tepat berperan penting dalam menjaga kesehatan dan pertumbuhan tanaman agar tetap subur dan indah.

Hal ini diungkapkan oleh Gilda Nabilla, penghobi tanaman, yang menekankan pentingnya menyesuaikan pot dengan kebutuhan tanaman.

’’Pot yang salah bisa bikin ta naman cepat layu atau akar busuk. Karena itu, penting menyesuaikan jenis pot dengan kebutuhan ta naman,’’ ujarnya, dikutip dari Jawapos.

Ukuran Pot

Ukuran pot menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan. Pot yang terlalu kecil membuat akar tidak memiliki ruang untuk berkembang sehingga tanaman mudah stres. Sebaliknya, pot yang terlalu besar justru menyimpan terlalu banyak air dan membuat tanah menjadi becek. 

Baca Juga: Pesona Dragon Fire Tanaman Hias Eksotis Favorit Kolektor Mancanegara

"Saat memindahkan tanaman, pilih pot baru dengan diameter hanya 2,5–5 cm lebih besar daripada pot lama. Cara ini membuat akar tetap leluasa tanpa kelebihan air,’’ lanjutnya.

Drainase Pot 

Dalam hal menjaga kondisi tanaman, drainase pot juga wajib diperhatikan. Pot tanpa lubang di bagian dasar berisiko membuat air menggenang dan akar kekurangan oksigen.

Baca Juga: Bukan Cuma Marigold, Ini 5 Tanaman Alami yang Ampuh Usir Hama di Kebun

’’Lubang drainase itu seperti jalan napas bagi akar. Kalau tanah terlalu lama tergenang, akar cepat rusak dan memicu penyakit,’’ jelas Gilda.

Jika sudah terlanjur menggunakan pot tanpa lubang, solusi yang bisa dilakukan adalah menambahkan lapisan kerikil di bagian dasar untuk membantu mengurangi genangan air.

Bahan Pot 

Bahan pot turut menentukan kenyamanan tanaman. Pot tanah liat atau terakota bersifat porous dan cocok untuk tanaman yang tidak menyukai kelembapan berlebih.

Baca Juga: Daisy dan Cosmos, Solusi Tanaman Cantik untuk Halaman Rumah Sempit

Sementara itu, pot plastik lebih ringan dan ekonomis, cocok untuk tanaman yang sering dipindahkan, meski cenderung cepat panas. Gilda juga menjelaskan, pot keramik atau porselen mampu menahan air lebih lama, tetapi berat dan mudah pecah.

’’Ada juga pot kayu dengan tampilan alami, yang harus rutin diberi pelapis agar tidak lapuk, serta pot semen atau beton yang tahan lama untuk tanaman besar di luar ruangan,’’ paparnya.

Bobot Pot

Selanjutnya, dalam di mana dan kapan pot digunakan, bobotnya  juga perlu dipertimbangkan. Pot yang berat memang menyulitkan jika sering dipindahkan, tetapi memberikan kestabilan untuk tanaman besar yang diletakkan secara permanen.

Baca Juga: Cicak Enggan Masuk! Ini 5 Tanaman Pengusir Cicak yang Terbukti Efektif

’’Jadi, pikirkan sejak awal apakah tanaman akan dile tak kan permanen atau sering dipindah-pindahkan,’’ ucapnya.

Dengan memahami berbagai aspek tersebut,  mulai dari ukuran, drainase, bahan, hingga bobot, memilih pot tidak lagi dilakukan secara asal. Tanaman pun dapat tumbuh lebih optimal.

’’Pot yang tepat membantu akar bernapas, menyeimbangkan kelembapan, dan menjaga tanaman tetap segar lebih lama,’’ tuturnya. (*)

Editor : Chairunnisya
#pot tanaman #taman #tanaman hias #tanaman