PONTIANAK POST - Pernah menunda membuka hasil tes kesehatan, email penting, atau saldo rekening karena takut dengan hasilnya?
Jika iya, bisa jadi Anda sedang mengalami fenomena psikologis yang disebut ostrich effect.
Istilah ini menjelaskan kecenderungan manusia menghindari informasi yang menimbulkan kecemasan meski sebenarnya penting untuk diketahui.
Baca Juga: Ciri-Ciri Anda Terlalu Baik dan Terlalu Peduli, Ini 7 Tanda Psikologisnya
Mengenal Ostrich Effect dalam Psikologi
Dalam kanal YouTube Nous Consulting Indonesia, psikolog klinis Winda menjelaskan bahwa ostrich effect merujuk pada perilaku burung unta yang konon menenggelamkan kepala ke dalam pasir saat menghadapi bahaya.
“Dalam konteks manusia, the ostrich effect ini adalah kecenderungan kita untuk menghindari informasi negatif atau menakutkan, walaupun sebenarnya informasi itu penting untuk kita ketahui,” jelasnya.
Bukan Sekadar Menunda, Ini Soal Rasa Takut
Sekilas, perilaku ini tampak mirip dengan prokrastinasi atau kebiasaan menunda pekerjaan. Namun, keduanya memiliki perbedaan mendasar.
Baca Juga: Psikologi Bulan Puasa
Prokrastinasi biasanya terjadi karena rasa malas atau kurang motivasi. Sementara ostrich effect dipicu oleh kecemasan dan ketakutan terhadap kemungkinan hasil yang tidak sesuai harapan.
“Ini bukan sekadar ‘nanti saja’, tapi lebih ke ‘aku belum siap tahu hasilnya karena takut stres’,” ungkap Winda.
Contohnya menunda membuka hasil medical check-up karena khawatir ada penyakit serius, atau enggan mengecek rekening karena takut saldo menipis.
Mekanisme Pertahanan Diri yang Menjebak
Secara psikologis, ostrich effect sebenarnya merupakan mekanisme pertahanan diri. Otak berusaha melindungi individu dari stres dalam jangka pendek.
Namun, strategi ini justru bisa menjadi bumerang.
“Dengan kita menghindar, memang bisa mengurangi stres sesaat. Tapi lama-kelamaan justru menumpuk kecemasan dan bisa menjadi stres jangka panjang,” jelasnya.
Alih-alih menghilang, rasa takut tersebut tetap ada dan bahkan semakin besar karena terus ditunda.
Baca Juga: Kodim 1201 Mempawah Gelar Tes Psikologi untuk 100 Siswa KKRI, Fokus pada Karakter dan Kepemimpinan
Masalah Bisa Semakin Membesar
Menunda mengetahui informasi penting berpotensi memperburuk keadaan. Misalnya, hasil kesehatan yang seharusnya bisa segera ditangani justru terlambat karena dihindari.
“Ibaratnya kita menunda rasa pahit, tapi nanti akan jadi lebih pahit lagi,” tambahnya.
Semakin cepat informasi diketahui, semakin cepat pula langkah penanganan bisa diambil.
Baca Juga: 8 Ciri Pemimpin Berhati Baik yang Mudah Diterima Banyak Orang Menurut Pakar Psikologi
Cara Mengatasi Ostrich Effect
Winda membagikan beberapa langkah sederhana untuk menghadapi kecenderungan ini:
1. Tingkatkan self-awareness
Sadari bahwa Anda sedang menghindar karena takut, bukan karena malas.
2. Ciptakan ruang aman
Misalnya membuka hasil penting sambil minum teh hangat atau ditemani orang terdekat agar lebih tenang.
3. Kelola emosi sebelum menghadapi informasi
Berikan afirmasi positif seperti, “Apa pun hasilnya, saya siap menghadapinya.”
4. Ingat bahwa informasi bersifat netral
“Semakin cepat kita tahu, semakin cepat juga kita bisa menanganinya,” tegasnya.
Baca Juga: Ternyata Anak Dekat dengan Orang Tua Lebih Cepat Pulih dari Patah Hati, Ini Fakta Psikologisnya!
Belajar Menghadapi, Bukan Menghindari
Ostrich effect mengingatkan bahwa menghindari kenyataan bukanlah solusi. Justru dengan menghadapi informasi seburuk apa pun seseorang bisa mengambil kendali atas situasi.
Jadi, jika Anda merasa sering berkata, “Nanti saja, belum siap,” mungkin ini saatnya berhenti sejenak dan bertanya: apakah ini bentuk perlindungan diri, atau justru jebakan yang memperpanjang kecemasan? (*)
Editor : Miftahul Khair