PONTIANAK POST - Tak sedikit pecinta tanaman buah kini mulai melirik alpukat jumbo untuk ditanam di rumah.
Selain ukuran buahnya besar, beberapa varietas juga dinilai lebih mudah dirawat dan cepat berbuah. Salah satu yang banyak diminati adalah Alpukat Kelud.
Varietas ini dikenal tidak hanya karena ukuran buahnya yang jumbo, tetapi juga mampu matang sempurna di pohon.
Hal itu disampaikan Agus Joko Susilo, pekebun tabulampot Indonesia sekaligus pencetus nama Alpukat Kelud.
Baca Juga: Sering Makan Alpukat? Ini Manfaatnya untuk Jantung dan Kesehatan Tubuh Menurut Ahli
Menurut Agus, varietas tersebut mulai diperkenalkan pada 2019.
“Dulu belum ada namanya. Karena saya berasal dari Kediri, saya beri nama Alpukat Kelud, sesuai dengan Gunung Kelud yang jadi ikon daerah kami,” jelasnya, dikutip dari Jawapos.
Keunggulan utama Alpukat Kelud terletak pada kemampuannya matang langsung di pohon tanpa lebih dulu membusuk.
“Rasanya legit dan teksturnya lebih lembut dibanding jenis jumbo yang lain,” lanjutnya.
Selain itu, Alpukat Kelud juga mudah beradaptasi. Tanaman ini dapat tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut.
“Alpukat Kelud cocok di dataran rendah maupun tinggi. Jadi bisa ditanam di rumah, kebun, atau bahkan tabulampot,” imbuhnya.
Dari proses tanam hingga mulai berbuah, Alpukat Kelud tergolong cepat.
Baca Juga: Manfaat Buah Alpukat Bagi Kesehatan, Salah Satunya Bisa Melembabkan Kulit!
Tanaman ini hanya membutuhkan waktu sekitar dua setengah hingga tiga tahun untuk mulai produksi.
Meski demikian, Agus mengingatkan pentingnya perawatan rutin.
Pemupukan disarankan dilakukan setiap 20 hari sekali dengan penyiraman setiap pagi. Saat cuaca panas, penyiraman bisa dilakukan dua kali sehari. (*)
Editor : Chairunnisya