PONTIANAK POST - Menanam pohon buah di rumah kini tidak hanya dipandang sebagai hobi.
Bagi sebagian orang, kegiatan tersebut juga menjadi investasi jangka panjang untuk kesehatan, lingkungan, hingga tambahan penghasilan.
Menurut Agus Joko Susilo, pekebun tabulampot Indonesia sekaligus pencetus nama Alpukat Kelud, tanaman ini tergolong mudah dirawat selama penanam memahami karakter tanamannya.
Baca Juga: Rahasia Perawatan Alpukat Kelud agar Tumbuh Sehat dan Tidak Busuk Akar
“Kalau kita mau belajar dan paham kebutuhannya, menanam Alpukat Kelud itu nol tantangan,” ujarnya, dikutip dari Jawapos
Agus menilai Alpukat Kelud bukan sekadar tanaman buah. Kehadiran pohon alpukat juga memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan sekitar.
“Menanam Alpukat Kelud itu bukan cuma soal panen buah. Kita ikut menjaga alam karena daun hijau itu sumber oksigen,” kata Agus.
Selain manfaat lingkungan, Alpukat Kelud juga memiliki nilai ekonomis.
Baca Juga: Mengenal Alpukat Kelud, Varietas Jumbo Legit yang Mudah Ditanam di Rumah
Tanaman ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan, terutama bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas.
“Kalau dirawat baik, hasilnya lumayan. Selain buat dikonsumsi sendiri, bisa dijual juga,” katanya.
Agus juga mengingatkan bahwa alpukat termasuk superfood karena mengandung lemak baik dan rendah karbohidrat.
Baca Juga: Sering Makan Alpukat? Ini Manfaatnya untuk Jantung dan Kesehatan Tubuh Menurut Ahli
Karena itu, menanam alpukat dinilai dapat menjadi investasi kesehatan jangka panjang.
Di akhir perbincangan, Agus menegaskan bahwa kesabaran dan ketulusan menjadi kunci utama dalam merawat tanaman.
“Tanaman itu bisa merasakan. Kalau dirawat dengan hati, dia akan berbakti pada kita,” tuturnya. (*)
Editor : Chairunnisya