PONTIANAK POST - Di balik harga jual Red Feifeng yang tinggi, ada proses perawatan yang membutuhkan ketelatenan.
Ikan asal Sungai Amazon tersebut memang dikenal sebagai ikan premium yang tidak banyak dipelihara sejak ukuran kecil.
Dilansir dari Jawapos, penghobi ikan, Sugeng Supariyanto, termasuk yang berani mengambil tantangan tersebut. Ia membeli 200 ekor Red Feifeng saat ukurannya masih sekitar dua sentimeter.
Baca Juga: Red Feifeng, Ikan Amazon yang Menarik untuk Koleksi dan Investasi
Menurut Sugeng, keberhasilan membesarkan ikan ini tidak memiliki rahasia khusus. Kuncinya adalah konsisten menjaga kondisi lingkungan hidup ikan.
Kualitas Air dan Suhu Harus Dijaga
Sugeng menjelaskan bahwa kualitas air menjadi faktor yang harus diperhatikan selama proses pemeliharaan.
Selain itu, pemberian pakan dan suhu air juga tidak boleh diabaikan.
Baca Juga: Cara Merawat Tiger Scat Hybrid Ikan Hias Unik Agar Tumbuh Optimal
’’Termasuk suhu juga sangat penting,” ujarnya.
Perhatian terhadap faktor-faktor tersebut membantu ikan tumbuh dengan baik hingga mencapai ukuran yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
Pakan Cukup Menggunakan Pelet
Dalam hal pakan, Sugeng menilai Red Feifeng tidak terlalu sulit dipelihara. Ikan ini cukup diberi pelet sebagai makanan utama.
Baca Juga: Mengenal Bunglon Putih, Ikan Hias Laut Langka yang Banyak Diburu Penghobi
’’Untuk pakan diberi pelet sudah cukup. Yang penting jenis tenggelam,’’ ujarnya.
Dengan perawatan yang konsisten, Red Feifeng dapat tumbuh dari ukuran dua sentimeter menjadi sekitar 18 sentimeter dan memiliki harga jual yang meningkat berkali-kali lipat dibandingkan saat pertama dibeli.
Butuh Kesabaran dan Keyakinan
Menurut Sugeng, salah satu tantangan terbesar justru berada pada keberanian untuk memulai.
Baca Juga: Warna Unik dan Lucu, Botana Lavender Cocok untuk Penghobi Ikan Pemula
’’Jadi memang harus berani dan yakin bisa membesarkannya,’’ tuturnya.
Karena itulah, ketelatenan dan kesabaran menjadi modal utama bagi penghobi yang ingin membesarkan Red Feifeng sejak ukuran kecil. (*)
Editor : Chairunnisya