PONTIANAK POST - Memelihara burung parrot semakin diminati karena tampilannya yang menarik dan kecerdasannya yang mampu menirukan suara.
Namun, di balik daya tarik tersebut, perawatan parrot membutuhkan perhatian dan pemahaman yang tidak bisa dianggap sepele.
Owner Omah Parrot, Farid Fajri, mengatakan bahwa kebersihan menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan burung parrot.
Baca Juga: Nilai Ekonomi Burung Kicau Tembus Rp2 Triliun, Mendag Dorong Lomba Diperbanyak
Rutinitas harian yang wajib dilakukan adalah membersihkan kotoran burung serta menjaga kebersihan tempat pakan, tempat minum, dan kandang.
’’Kebersihan kandang itu paling utama. Kalau kotor, burung rentan penyakit. Kalau bersih, burung lebih aman,’’ ujarnya, dikutip dari Jawapos.
Selain kebersihan, pemilik juga perlu memperhatikan pola pemberian pakan. Farid mengingatkan bahwa susu termasuk pantangan yang tidak boleh diberikan kepada parrot.
Baca Juga: Tips Merawat Burung Kakaktua Jambul Kuning bagi Para Penghobi Pemula
Kandungan Laktosa Susu Tak Bisa Dicerna
Kandungan laktosa dalam susu tidak dapat dicerna oleh sistem pencernaan burung tersebut dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
Menurutnya, setiap jenis parrot memiliki karakter dan daya tahan tubuh yang berbeda. Karena itu, metode perawatan maupun penanganan kesehatan tidak bisa disamaratakan.
’’Pemilik harus tahu jenis penyakit dan cara penanganannya,’’ katanya.
Baca Juga: Rahasia Sukses Melatih Burung African Grey Agar Cepat Bicara Banyak Kosakata Baru
Farid berharap masyarakat tidak hanya tertarik memelihara parrot karena penampilannya yang memukau, tetapi juga memahami kebutuhan dasar perawatannya.
Dengan kebersihan yang terjaga dan pengetahuan yang cukup, parrot dapat tumbuh sehat dan nyaman dalam pemeliharaan. (*)
Editor : Chairunnisya