PONTIANAK POST - Berkebun di rumah tidak selalu membutuhkan peralatan mahal. Dengan memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan di sekitar rumah, tanaman tetap bisa tumbuh optimal sekaligus terlindungi dari gangguan hama.
Konten kreator sekaligus pengelola kebun Netafarm Sidoarjo, Ami Yunita Utami, menemukan sejumlah garden hack yang memanfaatkan bahan dan barang sederhana di rumah maupun kebun.
Salah satu teknik yang ia gunakan adalah membungkus buah menggunakan daun pisang.
Baca Juga: Akuaponik Jadi Solusi Berkebun Praktis untuk Lahan Sempit Perkotaan
Daun Pisang untuk Melindungi Buah
Menurut Ami, buah yang masih kecil atau belum matang rentan mengalami kerusakan akibat panas maupun serangan hewan malam. Karena itu, perlindungan tambahan diperlukan agar pertumbuhannya tetap optimal.
’’Buah yang masih kecil atau belum masak rentan rusak akibat panas maupun serangan hewan malam, sehingga perlu ditutup. Kami menutup buah dengan daun pisang,’’ katanya, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Hoya Lacunosa Bruno Tricolor, Tanaman Tiga Warna yang Mempercantik Teras Rumah
Cara tersebut tidak hanya menggunakan daun pisang sebagai pembungkus. Ami juga menambahkan daun serai di dalamnya.
Serai Sebagai Pelindung Alami
Penggunaan serai dinilai mampu memberikan perlindungan tambahan terhadap serangan hama. Selain itu, pembungkus alami tersebut membantu mengurangi dampak cuaca panas yang berisiko membuat buah pecah atau tumbuh tidak sempurna.
Baca Juga: Berkebun di Lahan yang Rendah
’’Serai berfungsi sebagai pembasmi hama alami supaya buah lebih terlindungi,’’ ujarnya. Ami pernah menerapkan metode tersebut pada tanaman pare dan mendapatkan hasil yang memuaskan.
’’Hasilnya aman. Kalau tidak dibungkus, buah hingga bijinya bisa keluar akibat suhu terlalu panas,’’ katanya.
Meski demikian, Ami mengakui saat ini tersedia pilihan yang lebih praktis berupa fruit cover berbentuk kantong dengan berbagai ukuran untuk melindungi buah dari gangguan lingkungan.
Editor : Chairunnisya