PONTIANAK POST - Memelihara ikan berukuran besar memerlukan perhatian khusus, termasuk dalam menentukan penghuni akuarium lainnya. Hal itu juga berlaku untuk distichodus sexfasciatus yang dikenal memiliki ukuran tubuh besar saat dewasa.
Dilansir dari Jawapos, penghobi ikan hias, Sugeng Supariyanto membagikan sejumlah pengalaman selama memelihara ikan asal Afrika tersebut.
Pilih Teman Akuarium yang Ukurannya Setara
Baca Juga: Langka di Pasaran, Distichodus Sexfasciatus Dibanderol Harga Premium
Distichodus sexfasciatus merupakan ikan omnivora. Karena itu, Sugeng menyarankan agar penghobi tidak mencampurkannya dengan ikan yang berukuran terlalu kecil.
’’Jangan sampai temannya itu dianggap sebagai pakan,’’ katanya.
Menurutnya, ukuran ikan lain di dalam akuarium sebaiknya tidak berbeda jauh agar tetap aman.
Baca Juga: Mengenal Distichodus Sexfasciatus, Mirip Ikan Sumatera yang Bisa Tumbuh Raksasa
Pakan Utama Pelet dan Sesekali Udang
Untuk kebutuhan pakan harian, Sugeng lebih sering memberikan pelet. Sesekali dia juga memberikan udang sebagai variasi makanan.
’’Untuk variasi saja biar selalu lahap,’’ lanjutnya.
Karakter Kalem dan Mudah Beradaptasi
Baca Juga: Mengenal Bunglon Putih, Ikan Hias Laut Langka yang Banyak Diburu Penghobi
Meski memiliki tubuh besar dan tampilan yang terkesan garang, Sugeng menilai karakter distichodus sexfasciatus cukup bersahabat.
Menurutnya, ikan tersebut mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan memiliki daya tahan tubuh yang baik.
’’Padahal secara fisik sangar. Bodinya besar dan giginya bertaring,’’ ungkapnya.
Sugeng menyebut karakter ikan ini justru cenderung kalem dan friendly sehingga relatif mudah dipelihara oleh penghobi yang menyukai ikan berukuran besar. (*)
Editor : Chairunnisya