Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Memanfaatkan Rooftop untuk Menanam Buah, Ini Rahasianya

Chairunnisya • Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:52 WIB
Tanaman belimbing sudah berbuah di rooftop (DOK JAWAPOS)
Tanaman belimbing sudah berbuah di rooftop (DOK JAWAPOS)

PONTIANAKPOST - Di tengah keterbatasan lahan perkotaan, kreativitas menjadi kunci untuk tetap bisa berkebun.

Hal itulah yang dilakukan Muhamad Iqbal Maulana bersama sang istri dengan mengubah rooftop rumah menjadi kebun buah yang produktif.

Saat ini, berbagai tanaman buah tumbuh di rooftop Alan Farm miliknya.

Mulai dari belimbing, buah tin, jeruk, jambu air, ceri, anggur, hingga pisang cavendish. Area yang semula tidak termanfaatkan kini berubah menjadi ruang hijau yang menghasilkan.

Baca Juga: Berkebun di Rooftop Lebih Mudah dengan Tanaman Buah Tin

"Kita harus mampu memanfaatkan lahan, terutama di lingkungan yang padat rumah di area perkotaan," ujar kreator yang kerap sharing tips berkebun melalui akun @alan.farm22, dilansir dari Jawapos.

Solusi Berkebun di Lahan Terbatas

Menurut Iqbal, berkebun di rooftop menjadi alternatif bagi masyarakat perkotaan yang tidak memiliki pekarangan luas. Seluruh tanaman ditanam menggunakan planter bag sehingga lebih praktis dalam penataan.

Ia menilai penggunaan planter bag membuat kegiatan berkebun lebih fleksibel karena posisi tanaman dapat disesuaikan dengan ruang yang tersedia.

Baca Juga: Cara Menjaga Tanaman Buah Tetap Subur di Rooftop

"Penggunaan planter bag membuat kegiatan berkebun tidak membutuhkan lahan yang luas. Penataan tanaman pun disesuaikan dengan kondisi ruang yang tersedia," imbuh Alan, sapaan akrabnya.

Perhatikan Keamanan Rooftop

Meski menawarkan banyak keuntungan, aspek keamanan tetap menjadi perhatian utama.

Baca Juga: Media Tanam dan Pemupukan Jadi Kunci Kebun Balkon Tetap Subur

Menurut Iqbal, risiko terbesar bukan berasal dari tanaman, melainkan akar yang berpotensi menembus media tanam apabila planter bag sudah rusak.

"Yang perlu diperhatikan pertama yaitu bahan planter bag. Kita harus bisa mengontrol masa pakai planter bag. Biasanya kami ganti lima sampai enam bulan sekali untuk meminimalisasi akar masuk ke pondasi," katanya.

Dengan pengelolaan yang tepat, rooftop tidak hanya menjadi area tambahan di rumah, tetapi juga bisa berubah menjadi kebun buah yang produktif sepanjang tahun. (*)

Editor : Chairunnisya
#tanaman buah #berkebun #rooftop #tanaman