PONTIANAK POST - Tren berkebun di rumah terus berkembang. Kini, tidak hanya tanaman yang menjadi perhatian, tetapi juga pot dan planter yang digunakan untuk mempercantik tampilan taman maupun area hijau di rumah.
Banyak penghobi tanaman mulai memilih pot dengan bentuk, warna, dan material yang beragam untuk menghadirkan suasana baru pada koleksi tanaman mereka.
Tampilan Taman Berbeda walau Tanaman Sama
Baca Juga: Perhatikan Jenis Akar dan Lokasi Sebelum Memilih Pot Tanaman
Dilansir dari Jawapos, owner The Jungle Truck, Diwan Ali, mengatakan fenomena tersebut muncul karena masyarakat ingin menciptakan tampilan taman yang berbeda meski menggunakan jenis tanaman yang sama.
"Kalau tanamannya kan hampir semua orang sudah pernah beli. Jadi supaya tidak bosan, mereka mencari sesuatu yang berbeda melalui potnya," paparnya.
Ikuti Gaya Hidup Masyarakat
Baca Juga: Pot Tanaman Bukan Sekadar Hiasan, Ini Cara Memilihnya Berdasarkan Ukuran, Bahan, dan Drainase
Menurut Diwan, tren penggunaan pot juga terus mengalami perubahan mengikuti perkembangan gaya hidup masyarakat.
"Awalnya tren pot plastik, lalu tanah liat, dan sekarang berkembang ke pot-pot unik dengan bentuk yang lebih beragam," ujarnya.
Cocok untuk Tanaman Berbungan dan Pohon Buah
Ia menjelaskan, tanaman berbunga seperti mawar, lavender maupun pohon buah dapat memiliki tampilan yang jauh berbeda hanya melalui pemilihan pot yang tepat.
Baca Juga: Jangan Asal Pakai Pot, Media Tanam Hoya Lacunosa Bruno Tricolor Harus Porous
"Styling itu ada di pot, ukuran, warna, dan cara penataan. Tanaman yang sama bisa terlihat sangat berbeda ketika dipadukan dengan pot yang tepat," ucapnya.
Jadi Bagian Penting Garden Styling
Menurut Diwan, pot kini tidak lagi sekadar wadah tanaman, melainkan menjadi bagian penting dalam konsep garden styling yang mampu memperkuat karakter sebuah taman.
Baca Juga: Gerabah Tanah Liat Kini Jadi Media Tanam Artistik Favorit Pecinta Tanaman Hias
Karena itu, memilih pot yang sesuai menjadi salah satu cara sederhana untuk menghadirkan suasana baru tanpa harus mengganti koleksi tanaman. (*)
Editor : Chairunnisya