PONTIANAK POST - Memelihara hewan eksotis kini semakin diminati. Salah satu yang mulai dilirik para penghobi adalah kalajengking.
Meski identik dengan hewan berbahaya, tidak semua jenis kalajengking memiliki karakter agresif sehingga dapat dipelihara dengan perawatan yang tepat.
Asian Forest Scorpion Relatif Tenang
Salah seorang pendiri Jumbo Keong Indonesia (JKI), Tony Wicaksono, menjadi salah satu penghobi yang telah memelihara kalajengking selama lebih dari satu dekade.
Baca Juga: Jika Anda Tidur Bersama Hewan Peliharaan, Ini 7 Sifat Unik Menurut Psikologi
Ketertarikannya berawal dari keinginannya memelihara satwa yang tidak umum.
"Saya memang suka hewan-hewan yang unik dan tidak biasa dipelihara orang," ujarnya, dikutip dari Jawapos.
Dari berbagai jenis kalajengking di dunia, Tony memilih memelihara Asian Forest Scorpion atau kalajengking hutan Asia (Heterometrus sp.).
Baca Juga: Kucing: Hewan Peliharaan Paling Populer di Dunia
Spesies tersebut berasal dari kawasan hutan tropis Asia, termasuk Indonesia, India, dan Malaysia.
Menurut Tony, salah satu alasan memilih spesies itu adalah karakternya yang relatif tenang dibandingkan jenis kalajengking lainnya.
Perilaku Cenderung Tak Agresif meski Terlihat Garang
Meski memiliki tubuh besar, capit kokoh, dan warna hitam pekat yang terlihat garang, perilakunya cenderung tidak agresif.
Baca Juga: Cegah Rabies, Warga Sanggau Diminta Suntik VAR Hewan Peliharaan
"Fisiknya memang terlihat serem, tetapi justru itu yang membuatnya menarik. Selain itu, tingkat bisanya rendah dan cenderung malas menyengat kalau tidak diprovokasi," katanya.
Saat ini, Tony memiliki sekitar 100 ekor Asian Forest Scorpion. Seluruh koleksinya berasal dari spesies yang sama karena dinilai aman sekaligus mudah dipelihara.
Hanya Mencapit Saat Merasa Terancam
Menurutnya, kalajengking tersebut umumnya hanya akan mempertahankan diri ketika merasa terancam.
"Asian Forest Scorpion bukan kalajengking yang agresif. Hewan ini umumnya hanya akan mencapit atau menyengat saat merasa terancam. Bahkan, racunnya tidak dianggap berbahaya secara medis bagi manusia maupun hewan peliharaan seperti kucing dan anjing," lanjutnya.
Baca Juga: Vaksin 40 Ekor Hewan Peliharaan di Belitang Hilir
Selain mudah didapat dan relatif terjangkau, Asian Forest Scorpion juga memiliki umur yang cukup panjang, yakni sekitar delapan hingga sepuluh tahun.
Ukuran betina pun umumnya lebih besar dibandingkan jantan.
Karena karakter dan perawatannya yang relatif sederhana, Tony merekomendasikan spesies tersebut bagi siapa saja yang ingin mulai memelihara kalajengking sebagai hewan eksotis.
Baca Juga: Karena Banjir juga Sebabkan Hewan Peliharaan Kesulitan Makanan
"Kalau ingin mulai memelihara kalajengking, spesies ini yang paling saya rekomendasikan. Menarik, mudah dirawat, dan cocok untuk pemula," ucapnya. (*)
Editor : Chairunnisya