Cara Persiapan Sebelum Olahraga agar Latihan Lebih Optimal, Ini Saran Ahli

Rafael B. Junior • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:26 WIB
Ilustrasi olahraga ringan yang bisa bantu mencegah diabetes. (FREEPIK)
Ilustrasi olahraga ringan yang bisa bantu mencegah diabetes. (FREEPIK)

PONTIANAK POST – Persiapan sebelum berolahraga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan agar tubuh siap menjalani latihan. Makanan, waktu makan, asupan cairan, hingga konsumsi kafein menjadi sejumlah hal yang dibahas dalam panduan British GQ mengenai persiapan sebelum workout.

Dr Hazel Wallace, yang dikutip British GQ, menyebut karbohidrat menjadi sumber utama yang perlu diperhatikan untuk menunjang energi selama berolahraga. Sumber karbohidrat yang disebut antara lain roti, pasta, pisang, dan nasi. Bagi orang yang cukup aktif berolahraga, kombinasi karbohidrat dan protein dapat menjadi pilihan dalam makanan sebelum latihan.

Waktu Makan Perlu Diperhatikan

Wallace menyarankan makanan lengkap dikonsumsi sekitar dua hingga tiga jam sebelum berolahraga. Makanan tersebut dapat mencakup karbohidrat dan protein, seperti ayam atau ikan.

Baca Juga: Rutin Jalan Kaki Punya Banyak Manfaat, dari Membakar Lemak hingga Menjaga Massa Otot

Namun, jumlah lemak dan serat perlu dibatasi menjelang latihan. Menurut Wallace, keduanya dapat memperlambat proses pencernaan. Kondisi tersebut berpotensi membuat seseorang merasa mual ketika melakukan latihan dengan intensitas tinggi seperti HIIT atau berlari.

Semakin tinggi intensitas latihan aerobik yang akan dilakukan, semakin penting untuk menghindari makanan yang membuat tubuh terasa terlalu penuh. Menjelang latihan, buah atau rice cakes disebut sebagai pilihan yang lebih sederhana.

Tidak Selalu Membutuhkan Suplemen Pre-Workout

British GQ juga menyoroti penggunaan produk pre-workout. Wallace menyebut sebagian besar orang yang berlatih tidak membutuhkan minuman atau suntikan pre-workout khusus.

Menurutnya, kafein merupakan salah satu stimulan pre-workout yang paling efektif berdasarkan bukti yang tersedia. Bagi orang yang membutuhkan dorongan sebelum latihan, secangkir kopi kuat sekitar 30 menit sebelum berolahraga disebut sudah cukup.

Baca Juga: Ingin Lari Lebih Cepat? Ini 10 Cara Meningkatkan Kecepatan Berlari

Wallace memperingatkan bahwa minuman energi komersial dapat mengandung kafein dalam jumlah tinggi. Konsumsi yang tidak diperhitungkan dalam asupan harian dapat menyebabkan rasa gelisah dan insomnia.

Hal serupa berlaku pada protein shake. Menurut Wallace, pola makan seimbang umumnya sudah dapat menyediakan kebutuhan protein. Protein shake dapat menjadi tambahan bagi orang dengan kebutuhan protein sangat tinggi, misalnya mereka yang berlatih untuk maraton atau Hyrox, tetapi tidak seharusnya menggantikan sumber protein utuh dalam makanan.

Bagaimana dengan Olahraga Saat Perut Kosong?

Wallace menyatakan dirinya tidak mendukung latihan dalam kondisi berpuasa. Ia menyebut tidak ada bukti bahwa latihan dalam keadaan tersebut membuat performa menjadi lebih baik atau meningkatkan penurunan lemak.

Baca Juga: Main Tenis Disebut Bisa Memperpanjang Umur hingga 10 Tahun, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan

Sebaliknya, sebagian orang justru dapat mengalami penurunan performa sehingga energi yang digunakan selama latihan menjadi lebih sedikit. Untuk aktivitas kardio dalam durasi panjang, seperti berlari atau bersepeda, latihan dengan perut kosong juga disebut dapat memberikan dampak terhadap kesehatan secara keseluruhan.

Air Putih Umumnya Sudah Cukup

Hidrasi juga menjadi bagian penting dalam persiapan olahraga. Namun, minuman elektrolit tidak selalu diperlukan setiap hari.

Wallace menjelaskan bahwa minuman elektrolit mengandung garam yang hilang ketika seseorang berkeringat dalam jumlah besar. Untuk kebanyakan orang, air putih sudah mencukupi, sedangkan elektrolit dapat bermanfaat bagi orang yang sedang menjalani latihan untuk maraton.

Ia menyarankan minum sesuai rasa haus dan memperhatikan warna urine sebagai salah satu indikator hidrasi. Bagi orang yang ingin menghitung kebutuhan cairan secara lebih spesifik, berat badan dapat diukur sebelum dan sesudah olahraga dalam durasi panjang, dengan memperhitungkan cairan yang diminum selama latihan.

British GQ menyimpulkan bahwa bagi sebagian besar orang, persiapan sebelum olahraga tidak harus rumit. Pisang dan segelas air dapat menjadi pilihan sederhana, sementara kebutuhan makanan dan minuman dapat disesuaikan dengan jenis serta intensitas latihan. (*)

Editor : Rafael B. Junior
persiapan sebelum olahraga makanan sebelum workout tips sebelum olahraga hidrasi sebelum workout nutrisi pre-workout