PONTIANAK POST - Nanas bukan hanya buah tropis dengan rasa manis dan sedikit asam. Jika dikonsumsi secara rutin dalam jumlah yang wajar, buah ini dapat menjadi bagian dari pola makan sehat karena mengandung vitamin C, serat, air, mangan, serta enzim bromelain.
Real Simple, berdasarkan penjelasan ahli diet terdaftar, menyebut konsumsi nanas setiap hari dapat membantu meningkatkan asupan buah, mendukung pencernaan dan membuat tubuh mendapatkan sejumlah nutrisi penting. Namun, manfaat tersebut bukan berarti seseorang perlu menjadikan nanas sebagai satu-satunya buah yang dikonsumsi.
1. Membantu memenuhi kebutuhan vitamin C
Nanas merupakan salah satu sumber vitamin C. Nutrisi ini berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh sekaligus membantu pembentukan kolagen yang dibutuhkan untuk jaringan tubuh.
Cleveland Clinic menyebut satu cangkir potongan nanas mengandung sekitar sepertiga kebutuhan vitamin C harian. Buah ini juga mengandung mangan, vitamin B, kalium, magnesium, dan serat.
Baca Juga: 6 Manfaat Nanas untuk Kesehatan, dari Menjaga Jantung hingga Melancarkan Pencernaan
2. Pencernaan bisa lebih terbantu
Kandungan serat dalam nanas dapat membantu menjaga sistem pencernaan tetap bekerja dengan baik. Serat membantu menjaga keteraturan buang air besar sekaligus dapat membuat seseorang merasa kenyang lebih lama.
Selain serat, nanas mengandung bromelain, yaitu kelompok enzim yang dapat membantu memecah protein. Meski demikian, bukti mengenai seberapa besar manfaat bromelain dari nanas segar terhadap pencernaan masih terus diteliti.
3. Tubuh mendapat tambahan cairan
Nanas memiliki kandungan air yang cukup tinggi. Karena itu, mengonsumsi buah ini dapat menjadi salah satu cara untuk menambah asupan cairan sekaligus mendapatkan vitamin, mineral, dan serat.
Namun, nanas tentu tidak menggantikan kebutuhan minum air putih. Konsumsi buah tetap sebaiknya menjadi bagian dari pola makan yang beragam.
Baca Juga: Cegah Risiko Stroke, Ini 8 Makanan yang Direkomendasikan Ahli Gizi
4. Bromelain menjadi salah satu keunggulannya
Salah satu kandungan yang membuat nanas berbeda dari banyak buah lain adalah bromelain.
Senyawa ini telah banyak diteliti karena potensinya berkaitan dengan proses peradangan dan pemecahan protein. Cleveland Clinic menyebut bromelain berpotensi membantu mengurangi peradangan, tetapi sejumlah klaim kesehatan yang lebih spesifik masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
Real Simple juga mengingatkan bahwa banyak penelitian bromelain menggunakan bentuk suplemen atau konsentrat, sehingga hasilnya tidak selalu dapat disamakan dengan mengonsumsi nanas segar setiap hari.
Baca Juga: Ahli Gizi Ungkap Waktu Terbaik Konsumsi Karbohidrat untuk Menjaga Gula Darah
5. Bisa membantu membuat kenyang
Kombinasi air dan serat pada nanas dapat membantu memberikan rasa kenyang. Hal ini membuat buah tersebut cocok dijadikan bagian dari camilan atau menu makan yang lebih seimbang.
Namun, nanas tetap mengandung gula alami. Karena itu, porsinya perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang perlu mengontrol asupan karbohidrat atau gula darah. Real Simple menyarankan orang dengan masalah gula darah untuk mempertimbangkan mengombinasikan nanas dengan sumber protein, seperti yoghurt Yunani.
Jangan Berlebihan
Meski memiliki banyak kandungan nutrisi, makan nanas setiap hari bukan berarti semakin banyak semakin baik.
Bagi sebagian orang, konsumsi nanas dalam jumlah banyak dapat menimbulkan ketidaknyamanan, terutama karena sifatnya yang asam. Orang yang memiliki masalah refluks asam juga perlu memperhatikan respons tubuh setelah mengonsumsinya.
Pilihan nanas juga penting. Nanas segar atau beku tanpa tambahan gula dapat menjadi pilihan yang lebih baik. Untuk nanas kalengan, perhatikan jenis cairannya karena produk yang dikemas dalam sirup dapat mengandung tambahan gula.
Pada akhirnya, makan nanas setiap hari dapat menjadi kebiasaan yang baik selama porsinya wajar dan menjadi bagian dari pola makan beragam. Manfaat kesehatan tidak berasal dari satu jenis buah saja, melainkan dari keseluruhan pola makan yang mencakup berbagai buah, sayuran, sumber protein, biji-bijian, dan makanan bergizi lainnya. (rbj)
Editor : Hanif