PONTIANAK POST - Sejak dilantik pada 4 November 2024, Penjabat Wali Kota Pontianak Edi Suryanto mulai melaksanakan tugas di Pemerintah Kota Pontianak. Edi bertugas mensinergikan implementasi program-program pemerintah pusat di Pontianak.
Edi berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempersiapkan pemilihan kepala daerah berlangsung lancar, aman dan tertib. Ia harus memastikan proses pilkada di Pontianak berjalan kondusif dan lancar. Koordinasi dengan pihak-pihak di enam kecamatan dilakukan secara maraton.
Kemudian, ia turut melakukan pemantauan logistik dan pelepasan distribusi sebanyak 1.808 kotak suara yang dibagi ke 904 tempat pemilihan suara (TPS). Hari H pelaksanaan pilkada serentak, 27 November 2024, Edi memantau sejumlah TPS untuk memastikan pelaksanaan pilkada tidak ada kendala.
Edi Suryanto menerima APBD Award Kategori Rasio Belanja Terhadap Pendapatan Tertinggi dari Menteri Dalam Negeri. Penghargaan ini disematkan karena pengelolaan APBD di Kota Pontianak dinilai efektif, transparan, dan akuntabel sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola keuangan yang baik.
RAPBD Kota Pontianak 2025 telah disepakati bersama DPRD Kota Pontianak dengan volume Rp2,196 triliun. Hasil kesepakatan tersebut setelah melalui pembahasan formal oleh Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kota Pontianak.
Di sisi pembangunan infrastruktur, progres pekerjaan proyek pembangunan juga tidak luput dari sorotan Edi Suryanto. Ia terjun langsung untuk memastikan proyek-proyek tersebut terlaksana tepat waktu sesuai dengan perencanaan. Seperti penyelesaian pembangunan Mal Pelayanan Publik, trotoar, dan sejumlah pekerjaan.
Masalah sulitnya mendapat sumber air dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan, terutama di kawasan rawan karhutla, Pemkot Pontianak melalui program corporate social responsibility (CSR) Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa membangun hidran di tiga kecamatan, yakni Pontianak Selatan, Pontianak Tenggara, dan Pontianak Utara.
Kawasan Jalan Letkol Sugiyono yang menjadi sentra UMKM saat hari Minggu, bersamaan dengan Car Free Day, juga menjadi perhatiannya. Ia berharap kehadiran pusat UMKM di kawasan tersebut memberi dampak multiplier effect bagi perekonomian masyarakat.
Pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemkot Pontianak juga menjadi prioritas dalam program kerja Edi Suryanto. Momen Hari Antikorupsi Sedunia pada 9 Desember 2024, gaung antikorupsi disiarkan melalui berbagai aksi dan kegiatan.
Mulai dari Apel Peringatan Hakordia, senam sehat bersama, diskusi grup terpumpun hingga gotong royong membersihkan parit dan saluran bersama warga.
Edi mengatakan, gaung antikorupsi ini harus terus digencarkan agar semua orang semakin sadar untuk menghindari tindak pidana korupsi.
Editor : A'an