PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus berkomitmen mendorong percepatan pembangunan di kabupaten dengan sembilan kecamatan ini. Dalam satu tahun terakhir di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Bupati Kubu Raya Syarif Kamaruzaman, berbagai capaian strategis berhasil diraih.
Seperti pengendalian inflasi daerah, penurunan angka pengangguran, dan pengentasan kemiskinan ekstrem. Syarif Kamaruzaman yang menjabat sejak Februari 2024 hingga Februari 2025 mengatakan kepemimpinannya tetap mempedomani dokumen perencanaan yang telah disusun oleh kepala daerah sebelumnya.
“Kami hanya mengawal dan memastikan mekanisme pelaksanaan pemerintahan berjalan lancar, meskipun keberadaan Pj berkaitan secara khusus dengan Pilkada,” ujarnya kepada Pontianak Post, Jumat (31/1) saat ditemui di Kantor Bupati Kubu Raya.
Seperti diketahui, pada awal masa jabatannya, Kamaruzaman dihadapkan dengan defisit anggaran yang mencapai sekitar Rp 199 miliar. “Kami menerapkan kebijakan uang ketat (tight money policy) untuk mengelola keuangan pemerintahan dengan baik,” jelasnya. Dengan langkah ini, utang terkait pembayaran tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan berbagai kegiatan tahun sebelumnya berhasil diatasi.
Hal ini juga membuahkan hasil positif, di mana pemerintah pusat memberikan apresiasi berupa insentif sebesar Rp 6,3 miliar berkat pengelolaan keuangan yang sehat dan pengembangan ekonomi, kesehatan, pendidikan, serta infrastruktur. Dana tersebut kemudian dialokasikan untuk revitalisasi Pasar Sejati dan Pasar Menanjak yang sebelumnya kumuh.
Selain revitalisasi pasar, pemerintah kabupaten juga melakukan rehabilitasi fisik untuk puskesmas pembantu (Pustu) dan puskesmas serta pengadaan buku sekolah dengan alokasi sekitar Rp 2 miliar. Di bidang kesehatan, usulan peningkatan tipe Rumah Sakit Kubu Raya dari tipe D ke tipe C telah mendapat persetujuan dengan anggaran sebesar Rp 170 miliar dari pemerintah pusat. Rumah sakit yang kini diberi nama RSUD Tuan Besar Syarif Idrus direncanakan memiliki empat lantai dengan penambahan layanan spesialis kesehatan seperti kanker, jantung, saraf, dan urologi.
Dalam bidang ekonomi, upaya pengendalian inflasi yang dilakukan pemerintah kabupaten berhasil menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Langkah yang ditempuh termasuk penguatan cadangan pangan daerah dan operasi pasar murah. Hasilnya, tingkat inflasi dapat ditekan dan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Kinerja penurunan angka pengangguran juga patut diapresiasi. Berdasarkan data BPS Kalbar, tingkat pengangguran terbuka di Kubu Raya turun dari 6,76 persen pada 2023 menjadi 6,73 persen pada 2024. Program pelatihan keterampilan kerja dan peningkatan investasi daerah melalui kemudahan perizinan berusaha menjadi faktor kunci dalam penciptaan lapangan kerja baru.
Di kesempatan yang sama, Kamaruzaman juga menyampaikan pentingnya membuka akses transportasi yang lebih baik. Ia mengungkapkan beberapa jalur feri telah diusulkan, termasuk untuk rute Sukalanting-Terentang, Sungai Bulan-Jangkang, dan Padang Tikar. “Kami ingin memastikan akses transportasi yang lancar untuk mendukung mobilitas orang dan barang di Kubu Raya,” ujarnya.
Di bidang kesehatan, prevalensi stunting berhasil ditekan melalui program gizi seimbang dan peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak. Dengan dukungan tenaga kesehatan dan kader posyandu, prevalensi stunting di Kubu Raya terus menunjukkan tren penurunan.
Kesuksesan Pilkada 2024 di Kubu Raya menjadi bukti komitmen pemerintah menjaga netralitas ASN dan keamanan selama pemilu. Berdasarkan data KPU Kubu Raya, tingkat partisipasi masyarakat meningkat sebesar 2 persen dibandingkan Pilkada 2018, dari 71,23 persen menjadi 73,63 persen pada 2024.
Kamaruzaman pun berharap pemerintahan selanjutnya dapat memberikan perhatian serius pada kecamatan yang masih tertinggal, seperti Kubu, Batu Ampar, Terentang, dan Teluk Pakedai. Dengan berbagai capaian ini, ia menegaskan komitmennya dalam memajukan Kubu Raya yang lebih sejahtera dan demokratis. “Kami telah berjuang keras memastikan semua kebijakan berjalan dengan baik dan memberi dampak positif bagi masyarakat. Dan tentunya saya akan terus mendukung dan mendoakan semoga Kubu Raya terus maju dan berkembang di masa mendatang,” pungkasnya. (ash)
Editor : A'an