Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Satu Unit Rumah Warga di Desa Lintah Taum Melawi Hangus Terbakar, Diduga Akibat Tungku Dapur

Wandi PP • Rabu, 14 Januari 2026 | 14:51 WIB
Rumah warga Desa Lintah Taum hangus terbakar.
Rumah warga Desa Lintah Taum hangus terbakar.

PONTIANAK POST – Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Kali ini, satu unit rumah milik warga di Desa Lintah Taum, Kecamatan Tanah Pinoh Barat, dilaporkan hangus terbakar pada Selasa, (13/1) sekitar pukul 11.35 WIB. Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh api dari tungku dapur yang digunakan untuk memasak.

Camat Tanah Pinoh Barat, Sukamto, membenarkan peristiwa kebakaran rumah tinggal tersebut. Ia mengatakan, rumah yang terbakar merupakan rumah papan milik warga setempat dan dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.
“Benar, telah terjadi kebakaran rumah tinggal di Desa Lintah Taum. Dugaan sementara sumber api berasal dari tungku dapur untuk memasak. Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat,” ujar Sukamto saat dikonfirmasi.

Berdasarkan laporan kejadian, rumah yang terbakar diketahui milik Paulus Trisno selaku kepala keluarga, yang dihuni bersama istrinya, Yupita, dan seorang anak mereka bernama Zionathan Exchel Pitris yang masih berusia 4 tahun. Akibat kebakaran tersebut, seluruh bangunan rumah ludes terbakar dan tidak dapat digunakan kembali.

Informasi kebakaran diterima pihak Kecamatan Tanah Pinoh Barat pada hari yang sama sekitar pukul 13.15 WIB. Jarak lokasi kejadian yang cukup jauh dari pusat kecamatan menjadi salah satu kendala dalam proses penanganan. Tidak tersedianya sarana pemadam kebakaran di tingkat desa juga menyebabkan upaya pemadaman hanya dilakukan oleh warga setempat dengan peralatan seadanya.

Dalam kronologis kejadian dijelaskan bahwa api pertama kali muncul dari area dapur rumah. Karena bangunan rumah terbuat dari bahan papan dan pemilik rumah sedang tidak berada di lokasi saat kejadian, api dengan cepat membesar dan menyebar ke seluruh bagian rumah.

“Rumah yang terbakar merupakan rumah papan, sehingga api cepat menyebar. Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di rumah,” jelas Sukamto.

Akibat peristiwa tersebut, keluarga korban terpaksa mengungsi sementara ke rumah saudara terdekat. Saat ini, mereka masih menunggu bantuan dan penanganan lebih lanjut dari pihak terkait. Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan korban kebakaran meliputi bantuan sembako, pakaian layak pakai, peralatan memasak, serta pakaian untuk anak berusia 4 tahun.

Pemerintah Kecamatan Tanah Pinoh Barat bersama instansi terkait saat ini melakukan monitoring dan evaluasi pascakejadian kebakaran. Sukamto juga mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi dalam penanganan kebakaran di wilayahnya, terutama keterbatasan sarana dan prasarana pemadam kebakaran di desa serta jauhnya akses lokasi kejadian.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, Pemerintah Kecamatan Tanah Pinoh Barat berkomitmen untuk lebih aktif memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran. Selain itu, pemerintah kecamatan dan desa diharapkan dapat menyiapkan peralatan pemadam kebakaran sederhana sebagai upaya penanganan awal apabila terjadi kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas memasak di dapur, serta selalu memastikan kondisi api dan peralatan masak dalam keadaan aman ketika meninggalkan rumah,” tambah Sukamto.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing dan segera mengganti kabel listrik yang sudah tidak layak pakai guna mencegah kebakaran akibat korsleting listrik.

Dengan adanya peristiwa ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran semakin meningkat, serta terjalin sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran di wilayah Kabupaten Melawi.(*/Wan)

Editor : Hanif
#kebakaran #Tanah Pinoh #kalimantan barat #Rumah Terbakar #Desa Lintah Taum #korban jiwa