Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Revitalisasi TPS dan Penanaman Pohon, PKK Melawi Dorong Masyarakat Kelola Sampah dari Rumah

Wandi PP • Sabtu, 7 Maret 2026 | 14:57 WIB

Pokja III TP PKK Kabupaten Melawi melaksanakan kegiatan revitalisasi TPS yang dipadukan dengan penanaman pohon di Nanga Pinoh, Sabtu (7/3/2026).
Pokja III TP PKK Kabupaten Melawi melaksanakan kegiatan revitalisasi TPS yang dipadukan dengan penanaman pohon di Nanga Pinoh, Sabtu (7/3/2026).

PONTIANAK POST - Gerakan peduli lingkungan terus digencarkan di Kabupaten Melawi. Pokja III TP PKK Kabupaten Melawi melaksanakan kegiatan revitalisasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang dipadukan dengan penanaman pohon di Nanga Pinoh, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya, yakni rumah tangga, khususnya melalui pemilahan dan pengolahan sampah organik.

Ketua TP PKK Kabupaten Melawi, Raisya Sarbina Dadi, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan membuangnya ke tempat penampungan atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Menurutnya, kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah tanpa memilah justru hanya memindahkan persoalan dari rumah tangga ke lokasi pembuangan akhir.

“Faktanya, membuang sampah pada tempatnya saja belum cukup untuk menyelesaikan persoalan sampah di lingkungan kita. Sampah yang tidak dipilah dan langsung dibuang ke TPA pada dasarnya hanya memindahkan masalah dari rumah kita ke tempat lain,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengelolaan sampah yang tidak tepat dapat menimbulkan berbagai dampak serius terhadap lingkungan. Salah satunya adalah pencemaran air yang disebabkan oleh air lindi beracun yang dihasilkan dari tumpukan sampah.

Selain itu, sampah yang menumpuk juga dapat menimbulkan polusi udara akibat bau menyengat serta menghasilkan emisi gas metana yang berkontribusi terhadap pemanasan global.

“Dampak lainnya adalah terhambatnya proses daur ulang, semakin cepatnya kapasitas TPA penuh, serta meningkatnya risiko munculnya berbagai penyakit bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pembuangan sampah,” jelasnya.

Raisya menilai, perubahan pola pikir masyarakat menjadi kunci penting dalam mengatasi persoalan sampah, terutama terhadap sampah organik yang jumlahnya mendominasi.

Ia menyebutkan bahwa lebih dari 50 persen timbulan sampah nasional merupakan sampah organik yang sebenarnya memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik.
“Jika dikelola secara tepat dan terpadu, sampah organik dapat diolah menjadi kompos, energi, maupun sumber daya produktif lainnya,” katanya.

Menurutnya, pengelolaan sampah organik tidak hanya memberikan dampak positif bagi kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki potensi untuk mendukung ketahanan pangan dan energi.

Selain itu, langkah tersebut dapat membantu mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir yang selama ini menjadi tantangan bagi banyak daerah.
Melalui kegiatan revitalisasi TPS yang dipadukan dengan penanaman pohon, Pokja III TP PKK Kabupaten Melawi ingin memberikan contoh nyata kepada masyarakat bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari kesadaran di tingkat rumah tangga.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan serta terbiasa memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah.

“Karena itu, saatnya kita semua mengambil peran dan tanggung jawab bersama. Menjadi bagian dari solusi dengan memilah dan mengolah sampah organik mulai dari rumah kita sendiri,” ujar Raisya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memulai perubahan dari hal-hal kecil yang dilakukan setiap hari, karena kebiasaan sederhana diyakini dapat membawa dampak besar bagi kelestarian lingkungan.

“Dimulai dari diri kita, dari rumah kita, mari bersama menciptakan perubahan nyata untuk bumi yang lebih lestari. Dari kebiasaan kecil yang kita lakukan setiap hari, dapat lahir dampak besar bagi keberlanjutan bumi, demi masa depan anak cucu kita,” tutupnya. (Wan)

Editor : Hanif
#melawi #revitalisasi #TPS #tanam pohon #Kelola Sampah #nanga pinoh #PKK