Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Remaja 14 Tahun Dilaporkan Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Pinoh Melawi

Wandi PP • Jumat, 13 Maret 2026 | 10:40 WIB

Tim gabungan dan warga setempat melakukan pencarian dengan menyisir alur sungai Melawi.
Tim gabungan dan warga setempat melakukan pencarian dengan menyisir alur sungai Melawi.

PONTIANAK POST – Seorang remaja berinisial HD (14) dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran Sungai Pinoh, Dusun Nusa Indah, Desa Kenual, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Kamis (12/3/2026).

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban di sekitar lokasi kejadian.
Mendapatkan informasi tersebut, Pamapta I Polres Melawi, IPDA Yakin Puas, S.H., bersama personel piket segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi serta membantu proses pencarian bersama warga setempat.

Dalam kegiatan pencarian, turut terlibat personel Polsek Nanga Pinoh, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi, pihak Pondok Pesantren Tahfidz Bustanul Qur’an, serta masyarakat sekitar yang ikut menyisir area sungai.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula pada Kamis sekitar pukul 07.00 WIB setelah korban bersama 12 orang temannya selesai melaksanakan salat duha di Pondok Pesantren Tahfidz Bustanul Qur’an.

Usai kegiatan tersebut, korban dan teman-temannya berjalan kaki menuju Sungai Pinoh yang berjarak sekitar tiga kilometer dari pondok pesantren. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung mandi di sungai.

Saat sedang mandi, saksi melihat korban tiba-tiba terseret arus ke arah tengah sungai yang memiliki kedalaman cukup dalam hingga akhirnya tenggelam.

Saksi yang melihat kejadian itu sempat berusaha memberikan pertolongan, namun tidak dapat berenang. Ia kemudian berteriak meminta bantuan kepada teman-temannya yang berada di sekitar sungai.

“Tolong Harda, abang saya tenggelam,” teriak saksi saat itu. Namun karena jarak teman-teman korban cukup jauh dari lokasi, mereka tidak sempat menjangkau korban yang sudah lebih dahulu terseret arus sungai.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Melawi, Rahmat Mauludin, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan langsung bergerak melakukan pencarian.

“Saat ini tim BPBD bersama masyarakat masih melakukan pencarian terhadap korban di sekitar lokasi kejadian,” ujar Rahmat.

Ia menambahkan, proses pencarian dilakukan dengan menyisir sepanjang aliran Sungai Pinoh di sekitar titik kejadian dengan melibatkan tim gabungan dan warga setempat. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan. (*/Wan)

Editor : Hanif
#tim gabungan #melawi #Remaja #Sungai pinoh #tenggelam #Pencarian korban