Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kebakaran Hanguskan Rumah Tinggal dan Tempat Usaha di Melawi, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

Wandi PP • Selasa, 7 April 2026 | 23:14 WIB
Satu rumah terbakar pada Selasa (7/4) sekitar pukul 17.15 WIB di Jalan Poros Ella Hilir, Dusun Mulung, Desa Semadin Lengkong. (ISTIMEWA)
Satu rumah terbakar pada Selasa (7/4) sekitar pukul 17.15 WIB di Jalan Poros Ella Hilir, Dusun Mulung, Desa Semadin Lengkong. (ISTIMEWA)

 

PONTIANAK POST - Sebuah kebakaran hebat melanda satu unit rumah tinggal sekaligus tempat usaha milik warga di wilayah Nanga Pinoh pada Selasa (7/4/) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 WIB di Jalan Poros Ella Hilir, Dusun Mulung, Desa Semadin Lengkong.

Rumah milik seorang warga bernama Nurdin dilaporkan ludes terbakar dalam kejadian tersebut. Bangunan yang sebagian besar berbahan semi permanen membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan pada awal kejadian.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Melawi, Rahmat Mauludin, saat dihubungi melalui whatsapp mengungkapkan berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan masyarakat dan grup komunikasi warga, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

"Warga setempat bergerak cepat melakukan pemadaman secara swadaya menggunakan mesin robin. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar 35 menit kemudian," ujarnya

Baca Juga: Kronologi Kebakaran 4 Rumah Kontrakan di Melawi, Api Muncul Kembali Usai Sempat Padam

Meski demikian, seluruh bangunan tidak dapat diselamatkan dan hangus terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Selain kehilangan tempat tinggal, korban juga kehilangan sarana usaha yang menjadi sumber penghidupan sehari-hari.

Keterbatasan akses dan jarak lokasi yang cukup jauh dari pusat Kabupaten Melawi menjadi salah satu kendala dalam penanganan kejadian tersebut.

Menurut Rahmat, saat ini kebutuhan mendesak bagi korban meliputi bahan kebutuhan pokok (sembako), pakaian, serta peralatan memasak.

Baca Juga: Halal Bihalal IKM Melawi Pererat Silaturahmi Warga Minang di Perantauan

Untuk itu lanjutnya, pemerintah kecamatan dan desa setempat diharapkan segera mengambil langkah antisipatif, termasuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran serta pentingnya pengecekan instalasi listrik secara berkala.

Selain itu, penyediaan peralatan pemadam kebakaran skala desa juga dinilai penting untuk mempercepat penanganan awal apabila kejadian serupa terulang. (wan)

Editor : Miftahul Khair
#korsleting listrik #melawi #Kebakaran ruko #penyebab kebakaran