Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Banjir Rendam Segedong

Misbahul Munir S • Selasa, 11 Oktober 2022 | 13:29 WIB
BANJIR: Banjir di pemukiman warga Dusun Sri Medan, Desa Peniti Besar. WAHYU/PONTIANAKPOST
BANJIR: Banjir di pemukiman warga Dusun Sri Medan, Desa Peniti Besar. WAHYU/PONTIANAKPOST
MEMPAWAH – Banjir merendam lingkungan masyarakat yang bermukim di Dusun Sri Medan, Desa Peniti Besar, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah. Ketinggian air diperkirakan antara 30-70 centimeter dari permukaan tanah. Pemerintah desa setempat memastikan belum ada warga yang mengungsi.

“Saat ini kondisi banjir di Dusun Sri Medan, masih cukup aman. Karena, ketinggian air hanya merendam pekarangan rumah. Belum mencapai masuk ke dalam rumah warga,” terang Kades Peniti Besar, Kasdik, Senin (10/10) siang.

Meski terbilang masih aman, Kasdik memastikan pihaknya terus melakukan monitoring dan memantau situasi banjir dilingkungan masyarakat. Sebab, bukan tidak mungkin volume air bertambah tinggi seiring intensitas hujan yang turun.

“Tetap akan selalu kami pantau perkembangan di lapangan. Mudah-mudahan curah hujan tidak separah sebelumnya. Karena, kalau curah hujan semakin tinggi maka volume banjir juga meningkat,” ujarnya.

Kasdik mengimbau masyarakat Desa Peniti Besar yang terdampak banjir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya dan dampak buruk banjir di lingkungannya. Salah satunya dengan memindahkan barang-barang yang rentan terhadap air ke tempat yang lebih aman untuk mengantisipasi volume banjir semakin tinggi.

“Bagi masyarakat yang memiliki anak kecil agar meningkatkan pengawasan. Pastikan anak-anak tidak bermain air karena khawatir terjadi hal-hal tak diinginkan. Kemudian, amankan perabotan didalam rumah yang rentan terhadap air,” serunya.

Camat Segedong, Arifin memastikan tidak ada korban banjir di Desa Peniti Besar yang dievakuasi ke lokasi pengungsian. Seluruh masyarakat masih bertahan di dalam rumah sembari menunggu banjir surut.

“Tidak ada yang mengungsi, semua warga masih bertahan di rumah. Saat ini, ketinggian air belum mencapai ke dalam rumah,” tuturnya.

Arifin mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Saat ini, pihak BPBD sedang melakukan monitoring dan pemantauan data korban banjir.

“Tim BPBD sedang melakukan pendataan dan pemantauan situasi banjir. Mudah-mudahan banjir segera surut,” harap Camat Arifin.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, BPBD Kabupaten Mempawah, Purwadi membenarkan informasi banjir yang merendam lingkungan masyarakat di Dusun Sri Medan, Desa Peniti Besar. Dia memastikan pihaknya telah melakukan langkah penanggulangan.

“Tadi (kemarin) pagi, kami sudah melakukan monitoring dan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Segedong. Kita akan terus meningkatkan pemantauan di lapangan berkenaan dengan situasi banjir di Kecamatan Segedong,” pungkasnya. (wah) Editor : Misbahul Munir S
#mempawah #Rendam Segedong #banjir