MEMPAWAH – Istana Amantubillah Kerajaan Mempawah memulai rangkaian acara pagelaran Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ritual Robo-Robo tahun 2023. Diawali dengan pencucian pusaka kerajaan pada Senin (11/9) sore di Benteng Kota Batu.
Pencucian pusaka kerjaan di Benteng Kota Batu akan dimulai sekitar pukul 15.30-17.00 WIB dan disaksikan Raja Mempawah XIII, Pangeran Ratu Mulawangsa Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim beserta para kerabat dan sesepuh Kerajaan Mempawah. Malam harinya sekitar pukul 19.30, dilanjutkan dengan haulan di Masjid Keraton Mempawah.
Pada Selasa (12/9) sekitar pukul 08.30, Raja Mempawah akan memimpin prosesi ziarah ke makam raja-raja Mempawah di daerah sebukit rama di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir. Raja Mardan dan rombongan akan berziarah ke makam Raja Opu Daeng Menambon.
Malam harinya sekitar pukul 19.30, Kerajaan Mempawah akan menggelar adat toana, serta penganugerahan gelar kekerabatan kepada sejumlah pihak yang telah ditetapkan oleh pihak kerajaan.
Puncaknya pada Rabu (13/9), sekitar pukul 06.00, Raja Mempawah akan memimpin makan syafar yang dihadiri para kerabat kerajaan dan masyarakat sekitar di Halaman Istana Amantubillah.
Setelah itu, sekitar pukul 08.00, Raja Mardan beserta para pengawal dan rombongan melaksanakan ritual adat robo-robo. Raja Mardan menuju ke Muara Kuala Mempawah untuk memimpin ritual buang-buang.
Kemudian, Raja Mardan juga akan melakukan ritual adat tepung tawar kapal nelayan, serta dirangkaikan dengan kirap pusaka multi etnis, membunyikan meriam pusaka dan ramah tamah. Malam harinya sekitar pukul 19.30, akan dilaksanakan hiburan musik di Keraton Amantubillah Mempawah.
“Secara keseluruhan, rangkaian acara ritual robo-robo tahun 2023 ini sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Mudah-mudahan seluruh agenda bisa berjalan dengan tertib dan lancar,” harap kerabat Kerajaan Amantubillah Mempawah, Angga Mahendra, Senin (11/9).
Diungkapkan Angga, hanya ada satu prosesi kegiatan yang tidak dilaksanakan Kerajaan Mempawah pada rangkaian ritual robo-robo tahun ini.
“Untuk tahun ini yang tidak dilaksanakan adalah pelepasan satwa atau puake. Karena, sampai hari ini belum ada pihak yang menghibahkan satwa untuk dilepas,” pungkasnya.(wah)
Editor : A'an