Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bupati dan Wabup Blusukan ke Sungai Kunyit

A'an • Rabu, 25 Oktober 2023 | 11:20 WIB

 

Bupati, Wabup dan rombongan disambut para siswa-siswi di Kecamatan Sungai Kunyit dalam kegiatan program Gema Bina Bangun Desa (GBBD).
Bupati, Wabup dan rombongan disambut para siswa-siswi di Kecamatan Sungai Kunyit dalam kegiatan program Gema Bina Bangun Desa (GBBD).

 

MEMPAWAH – Bupati Mempawah, Hj Erlina didampingi Wakil Bupati, H Muhammad Pagi bersama rombongan Kepala OPD Pemkab Mempawah melakukan blusukan ke Kecamatan Sungai Kunyit. Blusukan yang dibalut dalam program Gema Bina Bangun Desa (GBBD) itu menyasar tiga desa, Selasa (24/10) pagi.

Tiga desa di Kecamatan Sungai Kunyit yang masuk dalam program GBBD Pemkab Mempawah itu adalah Desa Sungai Kunyit Dalam, Desa Sungai Kunyit Hulu dan Desa Bukit Batu. Dalam kesempatan itu, turut hadir Kemenag Mempawah, Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Imigrasi, Kantor Samsat Mempawah, Bank Kalbar, Camat, Kepala Desa dan elemen masyarakat.

Blusukan pejabat Pemkab Mempawah itu disambut meriah oleh masyarakat desa. Ratusan masyarakat mulai dari siswa hingga warga berbondong-bondong menghadiri lokasi pertemuan. Berbagai, saran, masukan hingga pengaduan disampaikan masyarakat kepada Bupati Mempawah dalam pertemuan tesebut.

Usai berdialog, Bupati, Wakil Bupati dan pejabat lainnya berkesempatan menyalurkan beragam bantuan untuk masyarakat desa. Diantaranya, bantuan krayon untuk siswa-siswi, bantuan beras cadangan pangan pemerintah pusat dengan total lebih dari 23 ribu ton untuk Kecamatan Sungai Kunyit.

“GBBD ini menjadi sarana pertemuan bagi pemerintah daerah dengan Kades hingga masyarakat desa. Tujuannya, mendekatkan para pemimpin di Kabupaten Mempawah dengan masyarakat desa, serta memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat desa,” jelas bupati.

Disamping mempererat silaturahmi, timpal bupati, GBBD menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat guna mengetahui secara langsung apa yang masih menjadi permasalahan di desa.

“Setelah kita mengetahui masalahnya, kemudian akan kita carikan solusinya bersama-sama atau kita programkan dalam rencana pembangunan daerah. Makanya, kami berharap pelayanan lansung dan bantuan ini benar-benar bisa dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat desa,” harapnya.

Lebih jauh, bupati menekankan melalui program GBBD tersebut tidak ada lagi kesenjangan antara pejabat dan masyarakat desa di Kabupaten Mempawah. Sebab, masyarakat desa sudah saling kenal dan dapat bicara langsung kepada para pejabat daerah.

“Dan kita bisa akomodir untuk programkan apa saja yang memang masyarakat perlukan untuk diprogramkan di lingkungannya,” sebutnya.

Masih dalam kesempatan itu, bupati menjabarkan empat kunci sukses dalam membangun desa. Yakni, adanya transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana desa.

“Akuntabilitas tidak hanya diperlukan sebagai bentuk pertanggungjawaban dana, namun juga kepada seluruh masyarakat desa,” tuturnya.

Kemudian, lanjut bupati, adanya komitmen peran serta masyarakat. Karena desa yang sukses terlihat dari peran aktif masyarakatnya. Lalu, masih dikatakan bupati, kunci sukses lainnya adalah menyangkut kepemimpinan yang akan menentukan kesuksesan pengelolaan dana desa.

“Kunci sukses terakhir adalah keputusan atas aspek fokus penggunaan dana. Pada desa-desa yang sukses, mereka memutuskan dengan tepat kebutuhan penggunaan dana desa,” pungkasnya.(wah)

Editor : A'an
#BUPATI MEMPAWAH #wabup Mempawah #GBBD