Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Warga Mempawah Sukses Budidaya Ribuan Kepiting Bakau

A'an • Kamis, 26 Oktober 2023 | 15:04 WIB

 

 

BUDIDAYA : Awak media di Mempawah saat mengunjungi lokasi budidaya kepiting bakau di Desa Pasir.
BUDIDAYA : Awak media di Mempawah saat mengunjungi lokasi budidaya kepiting bakau di Desa Pasir.
 

MEMPAWAH – Budidaya kepiting bakau di Kabupaten Mempawah mulai dikembangkan. Seperti yang dilakukan Zulkarnaen di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir.

Dengan memberdayakan 32 pemuda di desanya, Zul sapaan akrabnya memulai usaha budidaya lebih 4.000 ekor kepiting bakau.

“Untuk budidaya kepiting bakau ini sudah berjalan sekitar tiga bulan. Bahkan, kami sudah melakukan satu kali panen,” kata Zul saat dikunjungi awak media, Selasa (24/10) siang.

Zul mengungkapkan, dalam sekali panen pihaknya mampu memperoleh 221 kg kepiting bakau. Harganya cukup menggiurkan sekitar Rp 120 per kg. Pemasarannya menyasar wilayah Kota Pontianak dan Singkawang.

“Kalau dijual di Singkawang, biasanya mereka mengambil kepiting dengan berat 1 kg per 3 ekor. Sedangkan di Pontianak, mereka membeli kepiting dengan berat lebih ½ kg per ekor,” paparnya.

Secara keseluruhan, Zul mengaku tak ada kendala dan permasalahan dalam usaha budidaya kepiting tersebut. Hanya saja, menurut dia, satu-satunya kendala yang dihadapi minimnya bibit kepiting bakau.

“Kendala yang kami hadapi permasalahan bibit. Sejauh ini, kita hanya mengandalkan bibit kepiting dari nelayan. Dan jumlah bibit yang dibeli dari nelayan tidak menentu. Semoga kedepan, kita bisa melakukan pembibitan secara mandiri,” harapnya.

Lebih jauh, Zul menceritakan awal ketetarikannya membudidayakan kepiting bakau bermula dari besarnya potensi kepiting bakau di wilayah tersebut. Mulai dari potensi bibit hingga harga jualnya yang tinggi.

“Kami mengajak kawan-kawan melakukan studi banding ke daerah Ceramai, Aruk, Kabupaten Sambas untuk melihat proses penangkaran dan budidaya kepiting bakau. Nah, dari sanalah kami mengapalikasikan usaha budidaya ini,” sebutnya.

Zul mengatakan dengan memanfaatkan lahan sekitar ½ hektare, dia dan para pemuda di Desa Pasir membuat kolam rekayasa dengan menyesuaikan habitat kepiting bakau yang dikelilingi hutan mangrove.

“Saat ini ada lebih 4.000 bibit kepiting bakau yang kami budidayakan. Dan Insya Allah, dalam waktu dekat kami akan melakukan panen ke dua,” pungkasnya.(wah)

 

Editor : A'an
#mempawah #Budidaya #kepiting bakau