MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah menyalurkan bantuan cadangan beras bagi masyarakat Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir. Secara simbolis, bantuan diserahkan oleh Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH, Selasa (19/3) di Kantor Desa Sengkubang.
Di hadapan masyarakat Desa Sengkubang, Bupati Erlina tak menampik adanya permasalahan dalam penyaluran bantuan beras di masyarakat. Menurut dia, permasalahan itu disebabkan kekeliruan data di tingkat pusat.
“Dalam proses penyaluran bantuan beras ini memang ada permasalahan. Kaitannya dengan data, ada masyarakat yang mampu tetapi terdata sebagai penerima bantuan, sebaliknya masyarakat tidak mampu justru tidak mendapatkan bantuan. Data ini di entri dari pusat,” ungkapnya.
Kesalahan data tersebut, terang bupati disebabkan dulunya warga bersangkutan hidup dengan kondisi ekonomi bawah. Namun, seiring waktu masyarakat tersebut semakin baik perekonomiannya hingga menjadi mapan.
“Ketika masyarakat itu ekonominya membaik, namun datanya tidak diubah sehingga, yang bersangkutan walau sudah hidup berkecukupan tetap tercatat sebagai penerima bantuan sosial. Kesalahan data ini bukan hanya di Kabupaten Mempawah, melainkan di daerah lainnya juga terjadi,” sebutnya.
Terkait data tersebut, dikatakan Bupati Erlina tak bisa diubah atau dialihkan oleh pemerintah daerah. Sebab, sudah menjadi keputusan dan ketetapan dari pemerintah pusat. Pemerintah daerah hanya dapat merealisasikan kebijakan tersebut sesuai data yang ada.
“Namun, saya membuat kebijakan sendiri untuk menyelesaikan permasalahan ini. Saya minta agar masyarakat tidak mampu yang tidak terdata dalam bantuan sosial ini agar di data oleh Kades dan Lurah,” pesannya.
“Setelah datanya terkumpul dan valid, silahkan Kades dan Lurah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk kita salurkan bantuan beras kepada masyarakat yang memang membutuhkan tersebut,” timpalnya.
Kedepan, bupati berharap persoalan data masyarakat penerima bansos dari pemerintah bisa segera diperbaiki. Agar penyaluran bansos tidak menimbulkan persoalan bahkan menjadi polemik di masyarakat.
“Kedepan, kita minta agar data penerima bantuan ini bisa diperbaiki, sehingga tidak ada masalah lagi di masyarakat. Saya sudah menghubungi instansi terkait di Provinsi Kalbar membahas masalah data penerima bansos ini,” tuturnya.
Dalam penyaluran Bansos cadangan beras di Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir itu, Bupati Erlina didampingi Staff Ahli Bupati, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Gusti Basrun, Kepala Bappeda, Camat, Lurah dan Kepala Desa.(wah
Editor : A'an