MEMPAWAH - Puncak arus balik lebaran tahun 2024 yang melintas di jalur Pantai Utara (pantura) Kabupaten Mempawah diperkirakan berlangsung selama dua hari sejak Minggu-Senin (14-15/4).
Pemudik diimbau agar menghindari titik-titik kemacetan lalu lintas di Jalan Mempawah hingga Sungai Pinyuh.
“Untuk puncak arus bali lebaran tahun ini, kita prediksikan berlangsung pada Minggu-Senin (14-15 April),” kata Kasi Lalu Lintas dan Angkutan, Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Pemkab Mempawah, Tri Gionto, Minggu (13/4) di Mempawah.
Tri memperkirakan pada puncak arus balik lebaran tersebut akan terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang melintas di jalur pantura Kabupaten Mempawah.
Terutama, kendaraan yang datang dari arah Singkawang menuju Pontianak. “Minggu-Senin merupakan hari-hari terakhir libur lebaran.
Sehingga, masyarakat akan kembali ke tempat kerja untuk bersiap memulai aktivitas,” tutunya.
Lebih jauh, Tri memperkirakan peningkatan volume kendaraan berpotensi menyebabkan terjadi kemacetan lalu lintas pada beberapa titik jalan di wilayah pantura Kabupaten Mempawah.
“Potensi kemacetan lalu lintas kemungkinan terjadi di Jalan Raya Mempawah-Sungai Pinyuh. Kemungkinan kemacetan akan terjadi pada siang hingga sore hari,” prediksinya.
Karena itu, Tri menyebut pihaknya telah menerjunkan petugas di sejumlah titik jalan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas. Agar, perjalanan para pemudik berlangsung lancar tanpa hambatan.
“Kita akan menurunkan petugas untuk melakukan penjagaan di sejumlah titik rawan kemacetan lalu lintas.
Pastinya, kita juga berkoordinasi dengan jajaran TNI/Polri untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat pengendara,” tukasnya.(wah)
Editor : A'an