Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab Mempawah Desak Pelindo Tuntaskan Perizinan

A'an • Senin, 27 Mei 2024 | 17:30 WIB
Rapat: Suasana rakoor antara Pemda Mempawah dan PT Pelindo.
Rapat: Suasana rakoor antara Pemda Mempawah dan PT Pelindo.

MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar rapat koordinasi (rakoor) terkait pemanfaatan lahan Pelabuhan Terminal Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit.

Rakoor tersebut menghadirkan PT Pelindo selaku pengelola pelabuhan. Pemkab mendesak agar PT Pelindo segera menuntaskan perizinan.

Rakoor dipimpin oleh Pj Bupati Mempawah, Drs H Ismail, MM itu dihadiri Pj Sekda Juli Suryadi Burdadi, Perwakilan PT. Pelindo, Kepala OPD Pemkab Mempawah, Camat dan pihak terkait lainnya di Aula Kantor Bupati Mempawah.

“Kami minta agar ada langkah percepatan penyelesaian segala bentuk dan jenis izin yang harus dmiliki oleh PT Pelindo sebagaimana mestinya. Karena, kami berharap PT Pelindo sebagai BUMN harus menjadi contoh bagi perusahaan swasta dalam kepatuhan perizinan dan pelaporan di Kabupaten Mempawah,” tegas Ismail.

Kemudian, sambung Ismail, Pemerintah Kabupaten Mempawah meminta kepastikan dari PT Pelindo berkenaan dengan izin penetapan lokasi  yang telah diterbitkan sejak tahun 2021 lalu. 

“Penlok tersebut akan habis masanya per 30 Juli nani. Sepenuhnya kami serahkan ke Pelindo apakah penlok ini masih ingin diperpanjang atau cukup sampai di sini saja,” tegasnya lagi.

Secara keseluruhan, Ismail menyarankan agar PT Pelindo mereview ulang rangkaian aktifitas perizinan. Mulai dari izin yang masih aktif, hampir selesai dan belum ada izin. Sehingga nanti keberadaan Pelindo benar-benar memiliki kekuatan hukum yang kuat.

“Maka kami minta agar Pelindo dapat menyampaikan laporan progres aktivitas pelabuhan baik per bulan atau tri wulan,” pintanya.

Selama ini, Ismail mengaku pihaknya tidak mengetahui sejauh mana progres pembangunan pelabuhan Terminal Kijing di Sungai Kunyit. Sehingga, pihaknya kerap kali kesulitan menjelaskan ketika ada masyarakat yang bertanya.

“Kami sering ditanya oleh masyarakat sudah sampai mana progres pelabuhan, ini akan naif jika kami tidak bisa memberikan penjelasan. Rasanya tidak mungkin Pak Sekda atau Pak Kadis tidak tidak tahu progresnya. Kita juga ingin tahu kapan kapal merapat, crane beroperasi, TKBM beraktivitas semua ini kita butuhkan informasinya,” desak Ismail.

“Termasuk apa saja yang sudah diberikan PT Pelindo kepada masyarakat, sehingga ketika kami ditanya sudah bisa menjawab dan menjelaskan. Namun, sekarang kami tidak bisa menjawab dengan detail karena tidak pernah mendapatkan data laporannya,” timpalnya.

Lebih jauh, Ismail mengatakan Pemerintah Kabupaten Mempawah memiliki niat baik untuk membangun sinergitas dan komunikasi degan PT Pelindo dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mempawah.

“Tolong disampaikan kepada GM Pelindo berkaitan dengan hal-hal ini. Kita ingin daya saing daerah meningkat, pengangguran dan kemiskinan menurun. Masalah proses perizinan harus gerak cepat,” desaknya mengakhiri.(wah)

Editor : A'an
#mempawah #Pelindo #rakor #perizinan #pemkab