MEMPAWAH – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mempawah menyalurkan program Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) semester I Tahun 2024 kepada puluhan mustahik atau penerima zakat, Senin (19/8) di Aula Masjid Agung Al-Falah Mempawah. Dengan total bantuan yang disalurkan sebesar Rp225 juta.
Penyaluran program ZIS tersebut disaksikan Staf Ahli Bupati Mempawah Raja Fajar Azansyah, Kasubbag TU Kemenag Mempawah Ishaq, Ketua Masjid Agung Al-Falah HM Ali Bakar dan Ketua Baznas Marzuki Kadri beserta jajaran komisionernya.
Dalam sambutannya, Ketua Baznas Mempawah Marzuki Kadri menjelaskan penyaluran program ZIS semester I tahun 2024 merupakan hasil pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah yang dilaksanakan oleh Baznas dari para muzakki atau pemberi zakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan Baznas Mempawah sebagai lembaga penyalur zakat.
Semoga bantuan ini dapat memberikan dampak positif bagi para mustahik, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan mereka,” ucap Marzuki.
Kemudian, Marzuki menekankan pentingnya transparansi dalam proses penyaluran program ZIS.
Terlebih, dia menegaskan Baznas Mempawah sejak awal telah berkomitmen untuk menjaga amanah dari para muzakki guna menyalurkan zakat tepat sasaran dan tepat waktu.
“Kami berharap, dengan pendistribusian yang merata dan adil, bantuan ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para mustahik, khususnya di bidang ekonomi, pendidikan, dan dakwah,” harapnya.
Di tempat yang sama, Staf Ahli Bupati Mempawah, Raja Fajar Azansyah menekanan pentingnya peran zakat dalam upaya memerdekakan para mustahik dari keterbatasan ekonomi.
Karenanya, dia berharap bantuan yang disalurkan dapt menjadi solusi bagi para penerimanya.
“Artinya bukan sekedar solusi jangka pendek, melainkan juga dapat membantu mustahik untuk meningkatkan usaha mereka sehingga pada akhirnya mampu bertransformasi menjadi muzakki di masa depan,” ucapnya.
Fajar menilai perlunya semangat kerjasama dan gotong royong dari seluruh umat Islam untuk membantu dan menyelamatkan para mustahik dari belenggu kemiskinan dan permasalahan yang sedang mereka hadapi.
“Mari kita bahu-membahu memerdekakan para mustahik dari belenggu kemiskinan, terutama dalam bidang ekonomi.
Harapannya, dengan bantuan ini, usaha yang dijalankan oleh para mustahik dapat tumbuh dan berkembang sehingga mereka juga dapat berkontribusi membantu sesama,” harapnya.
Kasubbag TU Kemena Mempawah Ishak menaruh harapan agar zakat yang disalurkan oleh Baznas Kabupaten Mempawah dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam membangun perekonomian masyarakat, terutama bagi para pelaku usaha mikro dan kecil.
“Mudah-mudahan bantuan ini dapat menjadi stimulus bagi para mustahik, khususnya para pelaku usaha untuk terus berkembang dan pada akhirnya dapat mandiri secara ekonomi.
Terima kasih kepada para muzakki yang telah berpartisipasi dan mempercayakan Baznas Mempawah dalam penyaluran zakat ini,” singkatnya.
Penyaluran program ZIS smester I tahun 2024 itu terdiri atas program program kemanusiaan dalam bentuk RTLH 6 orang, miskin konsumtif 45 orang.
Kemudian, program pendidikan Beasiswa Miskin SD/MIS 10 orang dan SMP/MTS sebanyak 15 orang dan Beasiswa Muallaf SD/MIS sebanyak 2 siswa, SMP ada 3 siswa dan SMA sebanyak 2 siswa.
Lalu, program kesehatan penerima bantuan sebanyak 2 orang, program ekonomi seperti miskin produktif/UMKM sebanyak 29 orang, serta program dakwah advokasi diantaranya relawan zakat 11 orang, Fadhu Kifayah 6 orang, guru Ngaji 20 orang serta bantuan rumah ibadah dan lembaga sebanyak 6 penerima.(wah)
Editor : A'an