Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bimtek Pengelola Perpustakaan Kabupaten Mempawah, Ismail: Upaya Meningkatkan Indeks Literasi dan IPM

A'an • Jumat, 30 Agustus 2024 | 11:20 WIB
BIMTEK: Penjabat Bupati Mempawah, Ismail saat membuka kegiatan bimtek.
BIMTEK: Penjabat Bupati Mempawah, Ismail saat membuka kegiatan bimtek.

MEMPAWAH – Dinas Perpusatakaan dan Kearsiapan Kabupaten Mempawah menggelar Peningkatan Kapasitas Tenaga Perpustakaan dan Pustakawan melalui Bimtek Tenaga Pengelola Perpustakaan Sekolah dan Desa/Kelurahan se-Kabupaten Mempawah tahun 2024.

Bimtek yang diikuti 50 pengelola perpustakaan itu dibuka Pj Bupati Mempawah, Ismail, Kamis (29/8) di Wisma Chandramidi Mempawah.

Dalam sambutannya, Ismail menyinggung ranking Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mempawah yang menempati urutan ke-8 dari 14 kabupaten dan kota di Kalbar.

“Salah satu faktor yang mempengaruhi IPM yakni daya ungkit penunjang pendidikan, baik formal maupun informal.

Dalam hal ini, faktor minat baca atau indeks literasi masyarakat berdasarkan evaluasi perpusnas, daya baca masyarakat kita masih rendah yang secara otomatis berdampak pada rendahnya indeks literasi masyarakat,” sebutnya.

Faktor lainnya, masih dikatakan Ismail, rendahnya budaya baca di masyarakat, disamping ketersediaan bahan bacaan juga mempengaruhi upaya peningkatan minat baca masyarakat.

 Baca Juga: Pj Bupati Mempawah Evaluasi Kinerja Pelayanan Air Bersih

“Berdasarkan standar UNESCO untuk rasio buku terhadap jumlah penduduk atau perorang yakni tiga buah buku per orang per tahun. Ini menandakan perlunya upaya pemenuhan standar-standar sarana prasarana perpustakaan sebagai pusat informasi pengetahuan yang dapat diakses masyarakat luas,” ujarnya.

Karena itu, Ismail memandang kegiatan bimtek yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan sebagai bentuk komiten Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam mencapai indeks literasi masyarakat.

Baca Juga: Kontribusi Dalam Mendukung Program 1000 Perpustakaan, Bupati Sambas Beri Penghargaan ke PT SEC

“Peran para pengelola perpustakaan baik perpustakaan sekolah, perpustakaan desa atau kelurahan serta perpustakaan khusus dan perpustakaan yang dibangun secara swadaya masyarakat menjadi sangat penting dan menentukan agar perpustakaan dikelola dan ditata dengan baik sesuai prosedur yang ada,” tuturnya.

Saat ini, dikatakan Ismail paradigma baru menyebut perpustakaan sebagai pusat informasi, pusat pemberdayaan aktifitas literasi dan pusat transfer pengetahuan, tingkat kompetensi pengelola perpustakaan yang profesional dan berdaya saing sangat penting untuk didukung dan diwujudkan.

Baca Juga: Kementerian Agama Gelar Bimtek Menuju WBK di Madrasah se-Kalimantan Barat

“Pemerintah Kabupaten Mempawah secara bertahap dan berkesinambungan akan mewujudkan komitmen mencapai visi dan misi mewujudkan masyarakat Kabupaten Mempawah yang cerdas, maju dan terdepan,” tegasnya.

Untuk itu, Ismail berpesan kepada para peserta Bimtek agar serius dan bersungguh-sungguh mengikuti pelaksanaan bimtek ini. Pahami cara mengelola perpustakaan dengan baik dan benar, paling tidak mendekati standar nasional perpustakaan.

“Cermati dan pahami materi yang disampaikan narasumber agar mampu memahami pengelolaan administrasi pengelolaan perpustakaan sesuai standar nasional. Lalu, berikan pelayanan terbaik dalam mengelola bahan pustaka dan layanan perpustakaan kepada pemustaka sesuai standar nasional,” harapnya.

Sementara itu, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Nurmala dalam laporannya menjelaskan kegiatan bimtek tersebut dimaksudkan untuk para pengelola perpustakaan agar memahami teknis mengelola perpustakaan dengan benar.

Baca Juga: Pj Bupati Mempawah Pimpin Upacara HUT RI ke-79, Terus Tingkatkan Nasionalisme dan Patriotisme

Kemudian, sambung dia, agar para pengelola perpustakaan mampu menjalankan administrasi pengelolaan perpustakaan.

“Serta, para pengelola perpustakaan mampu melakukan pelayanan perpustakaan kepada pemustaka dan para pengelola perpustakaan memahami katalogisasi dan klasifikasi layanan perpustakaan sesuai standar nasional perpustakaan,” harapnya.

Masih dalam laporannya, Nurmala mengatakan peserta bimtek merupakan tenaga pengelola perpustakaan sekolah/madrasyah dan perpustakaan desa/kelurahan se-Kabupaten Mempawah sebanyak 50 orang.

“Bimtek ini berlangsung sehari dengan menghadirkan dua narasumber yakni Welasari dan Catur Ambarwati dari Dinas Pepuatakaan dan Arsip Provinsi Kalbar,” pungkasnya.(wah)

Editor : A'an
#mempawah #Pj Bupati Mempawah #Peningkatan Kapasitas #Perpustakaan #bimtek