MEMPAWAH – Penjabat Bupati Mempawah, Ismail menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting tahun 2024 di Jakarta, Rabu (5/9).
Usai Rakernas, Ismail menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam menangani stunting melalui berbagai inovasi.
Dalam Rakernas tersebut, Ismail turut didampingi Kepala Bappeda Mempawah Ami Febrianto, Kadis Sosial PPPAPMPD Rochmat Effendy dan Plh Kadis Kesehatan David Sianipar.
“Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen untuk memberantas stunting dengan melakukan berbagai inovasi yang di gencarkan baik di tingkat desa dan kelurahan dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Ismail menyebut, upaya penanganan dan penanggulangan stunting melibatkan seluruh stakeholder masyarakat di Kabupaten Mempawah. Agar, inovasi dan upaya yang dilaksanakan pemerintah daerah lebih tepat sasaran.
"Kami juga mengandeng berbagai lembaga lintas sektoral. Karena, melalui peran bapak, ibu dan kakak asuh stunting, pemberian tablet penambah darah, serta pelayanan posyandu terintegrasi layanan primer," pendapatnya.
Lebih jauh, Ismail memastikan dalam berbagai kesempatan pihaknya terus mengajak masyarakat untuk melakukan pengecekan kesehatan secara berkala, baik kepada balita, remaja maupun lansia dan ibu hamil.
"Khusus bagi bayi dan ibu hamil, perlu adanya penekanan pemberian makanan tambahan secara berkala untuk memenuhi kebutuhan gizi hingga mencegah terjadinya stunting," tegas dia.
Karena itu, ismail mengharapkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat Kabupaten Mempawah dalam rangka penanganan dan penanggulangan stunting di Kabupaten Mempawah.
“Kita akan terus berupaya agar angka prevalensi stunting di Kabupaten Mempawah dapat terus menurun," pungkasnya.(wah)
Editor : A'an